Soemarsono: Aplikasi Pringatan Dini Bahaya Banjir Citarum Harus Segera Disosialisasikan
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Soemarsono, mengatakan bahwa sosialisasi merupakan langkah terpenting untuk
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - International Federation of Red Cross and Red Crescent Socities (lFRC), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Zurich Insurance lndonesia (Z ), bekerja sama dengan tim riset Teknologi Bandung (ITB) melaunching aplikasi peringatan dini untuk mengurangi resiko banjir Sungai Citarum bernama FEWEAS ( Flood Early Warning and Early Action System ) pada hari ini, Senin (11/12/2017).
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Soemarsono, mengatakan bahwa sosialisasi merupakan langkah terpenting untuk mengenalkan aplikasi FEWEAS kepada masyarakat.
"Harapan kita semoga ini (aplikasi FEWEAS) bisa segara disosialisasikan. PMI sangat suport program FEWEAS ini," ujar Soemarsono.
Baca: Hati-hati Saat Melintasi Jalan Layang Pasupati Bandung, Karena Sedang Ada Ini!
Menurutnya, akan sia-sia usaha pembuatan aplikasi FEWEAS yang sudah dimulai sejak Februari 2017 bila masyarakat tidak menggunakannya apalagi mengetahuinya.
Soemarsono menjelaskan anggaran pembuatan aplikasi FEWEAS ini berasal dari Zurich Insurance lndonesia, inisiasi FEWEAS dari PMI, sementara pelaksana FEWEAS dari tim riset ITB sehingga FEWEAS dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Senada dengan Soemarsono, Corporate & Commercial Director PT Zurich Insurance Indonesia, Wirahadi Suryana, mengatakan bahwa sosialisasi kepada masyarakat merupakan kunci suksesnya keberlangsungan aplikasi FEWEAS.
Datangi Komnas Perlindungan Anak, Tsania Marwa Terpukul saat Tahu Atalarik Syah Ganti Nama Anaknya https://t.co/nmplvn4LAX via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 11, 2017
"Yang saya harapkan itu sosialisasi. Sistemnya bagus dan bisa digunakan disetiap lapisan masyarakat saya menghimbau semua pihak untuk mensosialisasi agar program ini dapat bermanfaat bagi orang banyak," ujar Wirahadi Suryana.
Sebagai informasi, aplikasi FEWEAS dapat memprediksi cuaca ekstrim dan banjir dalam 3 hari kedepan. Peringatan banjir dihasilkan dari kombinasi antara prediksi cuaca dengan prediksi genangan resolusi dan ketepatan tinggi.
Selain itu, aplikasi ini juga dapat mendeteksi adanya genangan yang timbul di sungai citarum maupun sekitar sungai citarum serta memprediksi curah hujan dan kerentanan iklim dalam 5 tahun kedepan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/lunching-aplikasi-peringatan-dini-banjir-citarum-bernama-feweas_20171211_175909.jpg)