Pilkada Serentak
Soal Massa Datang dan Minta Cabut Berkas Dukungan, Ini Penjelasan Ketua KPU Kabupaten Cirebon
Seusai didatangi massa, Senin (11/12/2017) malam, Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Saefuddin Jazuli, menjelaskan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.CO.ID, CIREBON - Seusai didatangi massa, Senin (11/12/2017) malam, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, Saefuddin Jazuli, menjelaskan alasan pihaknya tidak menyerahkan berkas yang diminta.
"Mereka ingin mengambil berkas dukungan sebagai persyaratan bakal calon perseorangan," kata Saefuddin Jazuli.
Ia mengatakan, berkas itu saat ini tengah menjadi obyek sengekta dalam musyawarah Panwaslu Kabupaten Cirebon.
"Kami juga hadir dalam musyawarah itu," kata Saefuddin Jazuli yang saat itu mengenakan kemeja putih bergaris hitam.
Baca: Ibu Tega Cekoki Anak-anaknya Pakai Racun Tikus Hingga Meninggal, Alasannya Sungguh Keterlaluan
Menurutnya, musyawarah pertama telah dilakukan pada Senin (11/12/2017) siang.
Rencananya musyawarah kedua bakal digelar Selasa (12/12/2017).
Pria berkumis tipis yang akrab disapa Asep itu juga meminta kepada semua pihak untuk menghormati proses musyawarah tersebut.
Hati-hati! 10 Kota Ini Disebut Paling Berbahaya di Dunia, Kota di Indonesia Juga Masuk Lho https://t.co/Sl1ZyRtHqM via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 11, 2017
KPU Kabupaten Cirebon juga siap menerima apapun keputusannya.
"Berkas itu sempat dihitung oleh tim bapaslon perseorangan beberapa waktu lalu," ujar Saefuddin Jazuli.
Massa yang datang meminta untuk melakukan proses penghitungan ulang.
Namun, tidak bisa dikabulkan karena harus menunggu keputusan majelis musyawarah terlebih dahulu.
"Mereka pemohon, kami termohon, dan Panwaslu yang memutuskan," kata Saefuddin Jazuli. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-kpu-kabupaten-cirebon-saefuddin-jazuli_20171211_235309.jpg)