Hindari Cuaca Ekstrem dan Risiko Banjir Sungai Citarum dengan Aplikasi Gratis FEWEAS
Dalam pembuatannya, terdapat 12 orang yang menggarap aplikasi FEWEAS ini. 10 orang lulusan ITB dan 2 orang dari kalangan profesional.
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Peringatan dini untuk mengurangi risiko banjir Sungai Citarum kini bisa dipantau melalui sebuah aplikasi android.
Aplikasi tersebut bernama Flood Early Warning and Early Action System (FEWEAS).
Aplikasi FEWEAS terbentuk berkat kerjasama antara Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (lFRC), Palang Merah Indonesia (PMI), Zurich Insurance lndonesia (ZII), dan riset Institut Teknologi Bandung (ITB).
Ketua Program Studi Meteorologi ITB, Armi Susandi mengatakan bahwa aplikasi FEWEAS merupakan aplikasi canggih yang dapat memprediksi cuaca ekstrim dan risiko banjir di Sungai Citarum untuk tiga hari ke depan.
"Kita mengembangkan aplikasi ini sejak bulan Februari 2017. Ini generasi kedua setelah yang pertama (FEWEAS Bengawan Solo). Ini merupakan aplikasi terhebat yang kita miliki dengan resolusi yang tajam dan beberapa fitur terbaru," ujar Armi di Novotel Hotel, Senin (11/12/2017).
Ingin Langsing? Lakukan 3 Hal Ini pada Pagi Hari, Termasuk Sarapan https://t.co/w2kUfg53jG via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 11, 2017
Dalam pembuatannya, terdapat 12 orang yang menggarap aplikasi FEWEAS ini. 10 orang lulusan ITB dan 2 orang dari kalangan profesional.
"Pembuat aplikasi ini minimum bergelar sarjana," ujar Armi.
Setiap orang dalam tim penggarap aplikasi FEWEAS memiliki pekerjaan (job desc) yang berbeda-beda, di antaranya staf komputer, staf server, staf permodelan, staf android atau OS, dan lain-lain.
Anggaran untuk menciptakan aplikasi FEWEAS jumlahnya di bawah Rp 1 miliar.
Namun Armi mengklaim bahwa harga Rp 1 miliar masih terbilang murah dibandingkan dengan harga kerugian yang ditimbulkan akibat banjir Sungai Citarum.
Ia menerka kerugian yang dialami akibat banjir luapan Sungai Citarum bisa mencapai Rp 250 miliar.
Aplikasi FEWEAS sudah bisa diunduh secara gratis di appstore dan terbuka untuk umum.
Spion Mobil Dokter Ini Rusak Ditendang Pemotor yang Mengiringi Jenazah https://t.co/ZhlSbwxknp via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 11, 2017
Sebelum launching, FEWEAS telah diuji coba oleh tim riset dan disimpulkan tingkat keakuratan nyaris mencapai 100%.
"Keunggulan FEWEAS sendiri, nanti akan keluar notifikasi di handphone masing-masing bila cuaca ekstrim. Jadi warga bisa mengatur jadwal keseharian juga," ujar Armi.
Sebagai informasi, aplikasi FEWEAS dapat memprediksi cuaca ekstrem dan banjir dalam 3 hari kedepan.
Peringatan banjir dihasilkan dari kombinasi antara prediksi cuaca dengan prediksi genangan resolusi dan ketepatan tinggi.
Selain itu, aplikasi ini juga dapat mendeteksi adanya genangan yang timbul di Sungai Citarum maupun sekitar Sungai Citarum serta memprediksi curah hujan dan kerentanan iklim dalam 5 tahun kedepan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-program-studi-meteorologi-itb-armi-susandi-ketika-menunjukan-aplikasi-feweas_20171211_145958.jpg)