Tahun 2018, Perusahaan di Kota Bandung Wajib Menerima Pekerja dari Kaum Difabel
Saat ini, Perwal tentang kesetaraan kaum difabel ini masih dalam tahap pengkajian oleh Wali Kota Bandung
Penulis: Isal Mawardi | Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Tahun 2018, perusahaan di Kota Bandung wajib untuk memperhitungkan kaum difabel dalam menjaring karyawan-karyawannya.
Hal tersebut akan diwadahi oleh Peraturan Wali Kota (Perwal) mengenai kesetaraan hak-hak Kaum Difabel.
"Mudah-mudahan Perwal untuk kaum disabilitas bisa selesai, jadi akan ada kesamarataan antara normal dan difabel. Dampaknya untuk perusahaan harus mau menerima disabilitas dan tidak terlepas juga dari sifat profesionalisme," ujar Tono Rusdiantono sebagai Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kota Bandung, Balai Kota, Sabtu (9/12/2017).
Dinas Sosial Kota Bandung akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Ketenagakerjaan Kota bandung untuk mengawasi pemberlakuan Perwal ini serta mewajibkan perusahaan untuk mempertimbangkan menerima kaum disabilitas sesuai kaidah profesionalisme.
Saat ini, Perwal tentang kesetaraan kaum difabel ini masih dalam tahap pengkajian dengan Wali Kota Bandung dan direncanakan akan diterapkan pada tahun 2018.
3 Pemain Muda yang Masih Bersama Persib di Musim Depan dan Sosok yang Dinilai Pas Gantikan Matsunaga https://t.co/Q5ZGvfUim2 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 9, 2017
"Kemarin kita rapat, usulan itu sudah memungkinkan (diaplikasikan) dengan kaum disabilitas di Bandung dan sudah diserahkan kepada pak wali kota jadi masih dalam proses pengkajian," ujar Tono.
Tono mengaku belum adanya hukuman bagi perusahan yang tidak menjalankan Perwal tersebut. Namun, hukuman dan tindakan tegas lainnya masih dalam pengkajian agar peraturan tersebut dapat diterapkan.
Usulan perwak tentang kesetaraan hak kaum difabel tersebut dibacakan oleh salah seorang perwakilan kaum difabel dihadapan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dalam peringatan acara Hari Disabilitas International.
Dalam acara yang dihadiri oleh ratusan orang tersebut, dibagikan 15 kursi roda serta peralatan penunjang bagi kaum difabel lainnya. Terdapat beberapa rangkaian acara yang menarik diantaranya fashion show kaum difabel dan penampilan band tuna netra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anak-anak-difabel-berkumpul-di-balai-kota_20171209_140138.jpg)