Mainan Edukatif Asal Bogor Ini Terbuat dari Kayu, Aman Bagi Anak
Saat diraba, produk yang dipajang di atas sebuah meja dan ditumpuk dalam sebuah rak ini rupanya tak terbuat dari bahan plastik
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Produk mainan anak ini bentuknya rapi dan dicat dengan warna-warna mencolok seperti biru, merah, kuning, dan hijau.
Terlihat ada bentuk yang menyerupai sebuah puzzle, jam dinding, dan bentuk tiga dimensi seperti kubus ataupun tabung.
Saat diraba, produk yang dipajang di atas sebuah meja dan ditumpuk dalam sebuah rak ini rupanya bukan terbuat dari bahan plastik. Ya, produk mainan edukatif anak ini rupanya terbuat dari kayu.
Baca: Empat Sajian Lontong Kari Khas Sunda yang Wajib Anda Cicipi Ketika Berkunjung Ke Bandung
Produk bernama "Guru Mainan Edukatif" ini sedang dipamerkan di Pameran Kriya Fashion Batik di Graha Manggala Siliwangi, Bandung, Sabtu (9/12/2017).
"Mainan edukatif anak ini tentu ramah anak. Karena terbuat dari bahan yang aman, yaitu kayu pinus, dan cat water based yang aman bagi anak-anak juga," ujar, Salamun Hasan (35), penjaga stan sekaligus karyawan "Guru Mainan Edukatif".
Ariel Noah Kepergok Jalan Berduaan dengan Agnez Mo, Netizen Pertanyakan Sosok Sophia Latjuba https://t.co/3cRNED7mol via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 9, 2017
Untuk menjaga standar keamanan dari mainan yang dibuat di Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat ini, pihak produsen selalu melapor ke Badan Standardisasi Nasional tiap enam bulan sekali.
"Setiap enam bulan sekali kami lapor agar SNI terjaga," ujar Salamun.
Harga dari mainan edukatif ini pun terjangkau. Mulai dari Rp 60 ribu sampai Rp 1,5 juta, tergantung ukuran.
3 Pemain Muda yang Masih Bersama Persib di Musim Depan dan Sosok yang Dinilai Pas Gantikan Matsunaga https://t.co/Q5ZGvfUim2 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 9, 2017
Sambil bermain, sambungnya, anak bisa meningkatkan kreativitasnya dan kemampuan berpikirnya.
"Ada mainan puzzle, anak bisa belajar mengurutkan angka atau mengenal bentuk dari menyusun puzzle. Ada juga mainan jam dinding buat belajar menghitung waktu. Ada juga mengenal huruf-huruf alfabet, anak-anak nanti harus mencocokkan huruf alfabet ke tempat atau lubang yang kosong sesuai bentuknya," ujar Salamun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kayu_20171209_132849.jpg)