Breaking News:

Tanggapi Penyataan Jokowi, BPN Kabupaten Bandung Kebut Pengerjaan 60 Ribu Sertifikat PTSL

kelompok tersebut berasal dari elemen pemerintahan desa yang berjumlah 70 orang, jumlah tersebut ditambah petugas dari BPN.

Penulis: Yudha Maulana | Editor: Tarsisius Sutomonaio
TRIBUNJABAR.CO.ID/YUDHA MAULANA
Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat meninjau para staf pembuat sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di kantor BPN Kabupaten Bandung, Selasa (7/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung membentuk kelompok masyarakat (pokmas) sadar pertanahan.

Hal ini untuk membantu mencapai target penerbitan 60 ribu sertifikat tanah dalam program Pendaftaran Tanah Sistemik Lengkap (PTSL) di 14 desa yang berada di Kabupaten Bandung.

Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat, mengatakan kelompok tersebut berasal dari elemen pemerintahan desa yang berjumlah 70 orang, jumlah tersebut ditambah petugas dari BPN.

Sertifikat tanah ini rencananya akan diberikan oleh Presiden Joko Widodo pada Maret 2018.

Sebelumnya, presiden telah membagikan 10.000 sertifikat tanah berbarengan dengan peresmian Tol Soroja pada 4 Desember 2017.

Atet Gandjar Muslihat mengatakan, gratis yang dimaksud dalam program PTSL di antaranya biaya pengukuran, panitia, pendaftaran, dan biaya transport petugas ukur.

Biaya penggunaan materai dan patok tetap dibebankan kepada masyakat. 

"Warkah sendiri diserahkan kebijakannya kepada pemerintah desa setempat," kata Atet di Ciwidey, Rabu (6/12/2017) petang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved