Selasa, 28 April 2026

Pilgub Jabar

Deddy Mizwar Pastikan Tiga Partai Segera Mendeklarasikannya Bersama Ahmad Syaikhu

Deddy Mizwar menyatakan Partai Demokrat, PKS, dan PAN, segera mendeklarasikan dirinya bersama Ahmad Syaikhu . . .

Tribun Jabar/Theofilus Richard
Wagub Jawa Barat, Deddy Mizwar, menjawab pertanyaan wartawan di depan Gedung Sate, Senin (4/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Deddy Mizwar menyatakan Partai Demokrat, PKS, dan PAN, segera mendeklarasikan dirinya bersama Ahmad Syaikhu untuk menjadi calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub Jabar 2018. Pihaknya pun terus mengajak Partai Gerindra untuk bergabung dalam koalisi zaman now tersebut.

"Tunggu saja deklarasi dari tiga partai koalisi ini, deklarasi bareng karena diatur bareng. PAN juga sudah sreg dengan pencalonan Ahmad Syaikhu sebagai wakilnya," kata Deddy Mizwar di Gedung Sate, Senin (4/12/2017).

Sebelumnya, Deddy Mizwar menjadi kader Partai Demokrat dengan posisi ketua majelis partai daerah. Deddy Mizwar bergabung dengan Partai Demokrat karena namanya pun tercatat sebagai salah satu dari 99 nama pendiri Partai Demokrat.

PKS kemudian mengusung Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu untuk berpasangan dengan Deddy Mizwar. Sedangkan PAN masih menggodok nama wakil pendamping Deddy Mizwar melalui serangkaian proses internal partai dari tingkat daerah sampai pusat.

Baca: Foto Bareng Nindy dan Ririn Ekawati, Penampilan Ashanty Jadi Sorotan Netizen: Alhamdulillah. . .

"PAN sudah srek (dengan Ahmad Syaikhu), cuma prosesnya belum dilakukan karena proses harus sesuai ADART. Tidak bisa langsung ujug-ujug. Harus dimulai dari rapat pleno dari bawah," katanya.

Deddy Mizwar mengatakan sejak awal PAN mendukung dirinya untuk melangkah di Pilgub Jabar 2018 tanpa syarat apa pun dan tanpa mengajukan kandidat cawagub untuk dirinya. "Jadi tanpa friksi namun proses persetujuan tadi harus melalui rapat pleno dari DPD ke DPP," katanya.


Meskipun dirinya sudah resmi didukung PKS dan Partai Demokrat di Pilgub Jabar 2018, namun dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada partai politik pendukung terkait deklarasi dukungan resmi.

Deddy Mizwar mengatakan akan terus mengejar Partai Gerindra untuk terus bergabung ke dalam koalisi. Namun, Deddy Mizwar mengatakan menghargai setiap sikap yang dilakukan oleh masing-masing partai.

"Kalau tidak (bisa bergabung), kita harus hargai keputusan partai. Bukan berarti bermusuhan, hanya karena mungkin engga cocok saja. Saat ini kebutuhannya mungkin engga itu. Makanya kita hargai, semua teman saya. Kalau engga jodoh ya sudah, engga apa-apa. Bukan jadi musuh," katanya.

Menurut Deddy Mizwar, komunikasi antara dirinya dengan partai lain seperti Partai Gerindra juga terus dilakukan setelah DPD Partai Gerindra Jawa Barat mencabut dukungan terhadap dirinya di Pilgub Jawa Barat 2018. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved