Selasa, 14 April 2026

Jatihandap Art Festival

Warga Jatihandap Makan 17 Nasi Beda Warna Bersama di Jalanan

Sebanyak 17 RW mengirimkan hasil karya nasi tumpeng masing-masing dengan warna yang berbeda.

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Fidya Alifa
Acara Jatihandap Art Festival, memecahkan rekor makan bersama nasi tumpeng warna-warni, Sabtu (2/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fidya Alifa

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kelurahan Jatihandap, Kota Bandung menyelenggarakan Jatihandap Art Festival, dalam rangka pemecahan rekor makan bersama, nasi tumpeng warna-warni, Sabtu (2/12/2017).

Ketua pelaksana Jatihandap Art Festival, Budi Rustandi, mengatakan, tujuan diadakan festival tahunan tersebut untuk menunjukan identitas kelurahan Jatiluhur sebagai basis seniman Bandung.

"Acara ini akan dinilai oleh Record Holder Republic (RHR). Tahun sebelumnya kelurahan Jatihandap memecahkan rekor makan peuyeum (tapai) dan surabi," ujar Budi kepada Tribun.

Sebanyak 17 RW mengirimkan hasil karya nasi tumpeng masing-masing dengan warna yang berbeda.

Warna nasi yang dibuat di antaranya abu-abu, biru, hijau, merah muda, ungu, merah, dan masih banyak lagi warna lainnya.

Masing-masing RW membuat satu jenis nasi tumpeng dengan warna yang unik.

Sementara itu, dikatakan Budi, Pewarna yang dipakai untuk mewarnai sajian nasi tumpeng berasal dari bahan alami, dan bukan menggunakan zat pewarna makanan yang berbahaya.

"Warna merah berasal dari cabai dan warna ungu berasal dari buah naga. Selain itu, Nasi tumpeng juga dilengkapi telur balado, ikan asin, tempe kering, timun, dan sambal," katanya.

Persiapan memasak nasi tumpeng, kata Budi, dilakukan satu hari sebelum festival dimulai.

Nasi tumpeng dimasak secara bersamaan oleh anggota Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved