Deddy Mizwar Melakukan Ini Saat Meninjau Museum Gedung Sate, Berikut Kesan yang Dirasakannya
Museum Gedung Sate tidak hanya memperlihatkam sejarah Gedung Sate, melainkan . . .
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, meninjau Museum Gedung Sate, Rabu (29/11/2017).
Dalam kunjungan tersebut ia dipandu Narasumber Tim Museum Gedung Sate, Ade Garnandi.
"Ini ada teknologi yang menarik, ada unsur hiburan, gimiknya, ke museum ada yang menyenangkan, bukan dengan seram, wajah kerut, ada sedikit-sedikit seram. Kemari menjadi menyenangkan," ujar Deddy Mizwar kepada wartawan.
Museum Gedung Sate tidak hanya memperlihatkam sejarah Gedung Sate, melainkan sejarah Bandung juga akan tersaji di museum tersebut.
Baca: Ini Komitmen yang Diucapkan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna dalam Peringatan HKN ke-53
Begitu memasuki Museum Gedung Sate, Deddy Mizwar diperlihatkan timeline sejarah Bandung.
Pemaparan sejarah dimulai dari tahun 1870.
Deddy Mizwar menyaksikan paparan sejarah mengenai pemerintah kolonial pindah dari Batavia ke Bandung.
''Kutukan'' 35 Tahun Ini Jadi Tantangan Berat Mario Gomez Selama di Persib Bandung https://t.co/6vK05FnFKb via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 29, 2017
Kemudian, ia juga diperlihatkan bagian-bagian Gedung Sate melalui media layar sentuh LCD.
Lalu ia kembali berjalan ke pojok sejarah pembangunan Gedung Sate.
Di situ Deddy Mizwar mendapat paparan sejarah Gedung Sate, dari pembangunan hingga perkembangan pemanfaatannya.
Kemudian, ia berjalan ke satu pojok yang memperlihatkan tokoh-tokoh yang berjasa untuk Gedung Sate.
Mereka adalah tujuh pemuda pegawai PU yang ikut berjuang mempertahankan Gedung Sate dari agresi Belanda dan sekutu.
Semua Perokok Bakal Terkena Kanker Paru-paru? ini Jawaban Dokter https://t.co/y2UEtDjtWk via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 29, 2017
Kemudian di pojok lainnya, ada layar setinggi satu meter yang berisi informasibdan sejarah Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Layar tersebut memiliki teknologi layar sentuh.
Ia pun mencoba mengklik foto dirinya sendiri.
Lalu wartawan pun meminta ia berdiri di pinggir layar tersebut untuk difoto bersama dirinya yang ada di dalam layar.
"Mirip saya ya," kata Deddy Mizwar bercanda.
Lalu, Deddy Mizwar diajak ke ruang audio visual.
Di ruang tersebut, ia menonton film pendek mengenai sejarah Gedung Sate.
Setelah selesai menonton, ia diajak ke sebuah arena balon udara virtual.
Sederhana Banget! Pasangan Ini Menikah Hanya dalam Waktu 4 Menit di Toko Buku https://t.co/GXX8vzEFeY via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 29, 2017
Di sana ia menggunakan kacamata virtual reality.
Melalui alat tersebut, ia seolah-olah terbang menggunakan balon udara melihat suasana Gedung Sate dan sekitarnya pada jaman dahulu.
Kemudian di dekat pintu keluar, Deddy Mizwaf disuguhkan lukisan yang dibuat anak-anak SD mengenai Gedung Sate.
Setelah menyelesaikan kunjungan, Deddy Mizwar meninjau toko souvenir.
Deddy Mizwar berharap Museum Gedung Sate dapat menjadi satu destinasi wisata para wisatawan yang berkunjung ke Bandung.
Museum Gedung Sate rencananya dibuka untuk umum pada tanggal 8 Desember 2017. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/wakil-gubernur-jawa-barat-deddy-mizwar-museum-gedung-sate_20171129_183100.jpg)