Polisi Lakukan Pendekatan Agar Tak Ada Sweeping Balasan

Pasca penggerebekan dan pengrusakan pangkalan-pangkalan ojek di Kecamatan Jatinangor yang dilakukan kelompok ojek online

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/Seli Andina Miranti
Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata, sedang melakukan diskusi dengan ojek-ojek konvensional Jatinangor di Mapolsek Jatinangor, Selasa (28/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Pasca penggerebekan dan pengrusakan pangkalan-pangkalan ojek di Kecamatan Jatinangor yang dilakukan kelompok ojek online, petugas kepolisian masih bersiaga di beberapa lokasi.

Pihak kepolisian pun melakukan langkah-langkah antisipasi agar tidak ada aksi lanjutan dari kelompok ojek online maupun aksi balasan dari kelompok ojek konvensional.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata, ketika ditemui Tribun Jabar di Mapolsek Jatinangor, Selasa (28/11/2017).

Baca: 5 Pekerja Asing Digerebek Petugas Imigrasi, Ini Kesalahannya

Pihak kepolisian, menurut Kapolres Sumedang, terus melakukan pendekatan terhadap anggota ojek konvensional atau ojek-ojek pangkalan yang berada di Jatinangor.

"Pendekatan ini untuk tidak melakukan aksi sweeping balasan," ujar AKBP Hari Brata.


Pihak ojek konvensional, menurut Hari Brata, telah sepakat untuk menyelesaikan masalah perselisihan antara ojek pangkalan dan ojek online.

Pihak kepolisian pun telah mengundang pimpinan-pimpinan ojek online untuk dapat melaksanakan diskusi.

"Ini untuk menyelesaikan permasalahan tadi malam, agar kedepannya semua ojek bisa clear," ujar Hari Brata. (*)


Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved