VIDEO-- Begini Sejarah Singkat Kampung Boneka di Desa Sukamulya
Oleh karena, banyaknya warga yang membuat boneka, desa ini menyandang predikat kampung boneka.
Laporan wartawan Tribun Jabar, Haryanto
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Kira-kira pada tahun 1990, seorang warga Desa Sukamulya, Sukajadi, Kota Bandung, bernama Haji Ade membuka usaha rumahan pembuatan boneka.
Pada tahun 1990-an hingga 2000, hampir seluruh warga desa Sukamulya memproduksi boneka di rumah masing-masing.
Oleh karena, banyaknya warga yang membuat boneka, desa ini menyandang predikat kampung boneka.
Kembali Berseragam Chelsea, Essien Diminta Bawa Cole Hingga Kontrak Hanif Sjahbandi Dipantau Persib https://t.co/tX71ry0hCO via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 27, 2017
Akibat krisis moneter pada tahun 1997 hingga 1998, warga desa Sukamulya yang memproduksi boneka mulai berkurang.
Adanya penurunan daya beli masyarakat dan perubahan tren yang cukup siginifikan menjadi satu di antara sebab banyaknya pengrajin boneka gulung tikar.
Hingga kini, pengrajin boneka rumahan di Sukamulya hanya bersisa tidak lebih dari 15 rumah, dari yang sebelumnya bisa mencapai 200-an rumah lebih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kampung-boneka_20171127_160427.jpg)