Minggu, 12 April 2026

Berburu Uang dari Berbagai Penjuru Dunia Berlapis Emas di China Town Bandung

Uang itu dibungkus dalam plastik. Warnanya menyilaukan mata saat terkena pancaran cahaya matahari. Lembaran uang ini diselimuti emas asli 24 karat.

Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/WIDIA LESTARI
Miniatur uang berlapis emas 24 karat yang dijual di The Art Tradisional, China Town, Jalan Kelenteng, Kota Bandung, Sabtu (25/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Widia Lestari

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Tribun Jabar menemukan lembaran uang Zimbabwe, Korea, India, Iraq, dan Belanda bernilai ratusan hingga miliaran.

Uang itu dibungkus dalam plastik. Warnanya menyilaukan mata saat terkena pancaran cahaya matahari.

Lembaran uang ini diselimuti emas asli 24 karat.

"Ini uang miniatur berlapis emas," ujar Zacky Hilmi, Sabtu (25/11/2017).

Pria berusia 20 tahun ini tengah menjaga toko milik pamannya di dalam area China Town, Jalan Kelenteng, Kota Bandung.

Toko The Art Tradisional tidak hanya menjual barang khas nusantara, benda unik pun dijual di tempat ini.


Menurut Zacky, miniatur uang berlapis emas ini merupakan komoditi khas di toko ini. Harganya dijual Rp 400 ribu.

Tidak hanya miniatur, uang asli zaman dulu dari beberapa negara dapat dibeli seharga Rp 100 ribu.

Berbagai koleksi uang zaman dahulu di The Art Tradisional, China Town, Jalan Kelenteng, Kota Bandung, Sabtu (25/11/2017).
Berbagai koleksi uang zaman dahulu di The Art Tradisional, China Town, Jalan Kelenteng, Kota Bandung, Sabtu (25/11/2017). (TRIBUNJABAR.CO.ID/WIDIA LESTARI)

Uniknya, ada pula dua lembar uang yang bisa bergerak sendiri.

Terdapat gambar Mantan Presiden Soekarno pada uang itu.

Saat Zacky meletakkan uang itu di telapak tangannya, keempat ujung uang itu bergerak.

Detik demi detik, kempat ujungnya semakin terangkat membentuk lengkungan.

Pria berkaus hitam ini mengaku bahwa benda-benda ini kerap diburu oleh para kolektor.

Uang
Uang "ajaib" yang bisa bergerak sendiri. (TRIBUNJABAR.CO.ID/WIDIA LESTARI)
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved