Banjir di Kabupaten Bandung

Banjir Menggenangi Wilayah Permukiman, Warga Buat Tanggul Darurat

Bukan hanya menggenangi Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, banjir pun memasuki kawasan permukiman, Selasa (21/11/2017) malam.

Banjir Menggenangi Wilayah Permukiman, Warga Buat Tanggul Darurat
TRIBUN JABAR/Seli Andina Miranti
Supriatna bersama tetangga membuat tanggul darurat untuk menghalau air banjir agar tak memasuki rumah di Rancaekek Wetan, Selasa (21/11/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bukan hanya menggenangi Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, banjir pun memasuki kawasan permukiman, Selasa (21/11/2017) malam.

Seperti di Rancaekek Wetan, kawasan permukimannya digenangi air yang meluap dari Sungai Cikeruh, akibat hujan besar yang mengguyur wilayah Bandung Timur.

Warga pun bersama-sama membuat tanggul darurat untuk menghalau air agar tak masuk ke dalam rumah.

Baca: Kelakuan Pelakor Ternyata Bisa Dijelaskan Secara Ilmiah, Ini Mengapa Ada Pelakor dan Walakor

Sejumlah warga Rancaekek Wetan tampak sibuk membuat tanggul darurat dari kayu dan kain.

Seorang warga, Supriatna (57),mengatakan pembuatan tanggul yang dilakukannya bersama warga sebagai upaya penanganan darurat.

"Kalau tidak buru-buru nanti air keburu masuk ke rumah," ujar Supriatna.


Supriatna mengaku terlambat membuat tanggul sehingga kini halaman rumahnya telah tergenang oleh air.

Tanggul tersebut, Supriatna mengungkapkan, bertujuan agar air tak semakin masuk ke dalam rumah, sehingga bila banjir semakin tinggi, aie di dalam rumah tak ikut bertambah tinggi.

Supriatna berharap ada bantuan dari pemerintah untuk segera menyedot genangan banjir agar segera surut.

"Kalau belum surut kan kami sebagai warga terdampak, mau tidur juga tak enak, waswas," ujar Supriatna. (*)


Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved