Ini Prediksi Bank Indonesia Soal Angka Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru
Bank Indonesia berupaya inflasi jelang Natal dan Tahun baru mendatang tetap terkendali.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Bank Indonesia berupaya inflasi jelang Natal dan Tahun baru mendatang tetap terkendali.
Bank Indonesia memprediksi angka inflasi jelang Natal 2015 dan Tahun Baru 2018 tidak lebih tinggi dari 0,7 persen.
"Dengan keberadaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), kami optimis inflasi bisa terkendali," kata Deputi Bidang Kordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Bank Indonesi, Iskandar Simorangkir dikutip Tribun dari Materi Peran Startegis Media Dalam Pengendalian Inflasi pada acara Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017, Selasa (21/11/2017).
Baca: Ridwan Kamil Akan Hadiri Talk Show Soal Atasi Banjir di Taman Sejarah, Berikut Agendanya Hari Ini
Menurutnya, antisipasi dari berbagai pihak diharapkan juga dapat turut mengendalikam inflasi termasuk adanya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) suatu barang dapat membentengi tingginya harga komoditas yang memicu inflasi. Karena itulah, diharapkan pula masyarakat bisa mengatur pola konsumsi dan berbelanja dengan baik atau sesuai kebutuhan.
Innalillahi, Kabar Duka Datang dari Irfan Hakim. Sang Ayah Meninggal Usai Mengidap Sakit Ginjal https://t.co/7luAemFRhF via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 21, 2017
Selain itu, Bank Indonesia juga berkomitmen menjaga inflasi diangka yang rendah guna meningkatkan pendapatan per kapita warganya. Indonesia sudah memasuki era inflasi yang rendah. Dalam tiga tahun terakhir inflasi Indonesia rata-rata hanya 3%.
"Pengendalian inflasi penting, ini untuk meningkatkan daya beli masyarakat," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bank-indonesia-tampak-tulisan-atas.jpg)