Kisah Fotografer Senior Arbain Rambey Tentang Foto ''Seram'' Saat Peristiwa Kerusuhan 1998

Arbain Rambey menyebutkan berbagai hasil foto "menyeramkan" yang ia dapat, termasuk hasil foto jenazah mahasiswa Trisakti.

Kisah Fotografer Senior Arbain Rambey Tentang Foto ''Seram'' Saat Peristiwa Kerusuhan 1998
TRIBUNJABAR.CO.ID/ERY CHANDRA
Arbain Rambey menceritakan pengalamannya memotret pada tahun 1998, di acara Festival Fotografi Kompas, Sabtu (18/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Fotografer senior Harian Kompas, Arbain Rambey menjadi pembicara dalam acara bertajuk "Festival Fotografi Kompas 2017".

Acara tersebut digelar di Gedung Distribusi PLN Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu (18/11/2017).

Kepada para peserta yang mengikuti kelas tersebut, Arbain Rambey menceritakan pengalamannya sebagai fotografer.

Diawali dengan kisah yang pernah dilalui Arbain Rambey saat tahun 1998 silam.


Arbain Rambey menuturkan sempat diingatkan oleh rekannya untuk berhati-hati dengan hasil film yang menyeramkan dan sebaiknya disimpan dengan baik.

"Hati-hati film-mu yang seram-seram disimpan. Daripada disita nanti, saya cabutin klise-klise saya yang seram-seram itu," ujar Arbain Rambey di Gedung PLN Distribusi Jawa Barat, Jalan Asia Afrika No.63, Braga, Sumur Bandung, Kota Bandung, Sabtu (18/11/2017) sore.

Arbain Rambey menyebutkan berbagai hasil foto "menyeramkan" yang ia dapat, termasuk hasil foto jenazah mahasiswa Trisakti.

Dalam jenazah mahasiswa itu terdapat peluru yang mengenai tubuhnya hingga menembus bagian belakang.

Halaman
12
Penulis: Ery Chandra
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved