Aa Gym Ajak Masyarakat Berjihad Melawan Barang Haram Penghacur Anak Muda

Harus ada jihad melawan narkoba. Karena narkoba benar-benar sangat keji. Merusaknya masif sekali.

IST
Aa Gym 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pada Milad ke-27 Pondok Pesantren Daarut Tauhid di Gedung Sate, Sabtu (18/11), Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym berharap semua masyarakat ikut peduli dan mendoakan bangsa Indonesia supaya selalu damai, rukun, dan sejahtera.

"Harapannya adalah semua orang ikut peduli mendoakan bangsa kita, supaya selalu akur dan bisa makmur," kata Aa Gym saat ditemui usai acara milad tersebut.

Aa Gym berharap semua lapisan masyarakat harus sangat serius peduli terhadap orang-orang yang sudah berjuang untuk memerdekakan dan membangun negeri ini. Jangan sampai, jasa mereka dilupakan oleh generasi penerus bangsa.


Generasi penerus bangsa, katanya, harus disiapkan dengan memberikan pendidikan ilmu pengetahuan dan akhlak yang baik sehingga dapat melakukan pembangunan yang dapat bermanfaat bagi bangsa.

Aa Gym pun mengingatkan bahaya narkoba yang kini mengancam masyarakat, terutama generasi penerus bangsa. Pencegahan penyalahgunaan narkoba, katanya, harus dilakukan oleh berbagai pihak secara serius.

"Harus ada jihad melawan narkoba. Karena narkoba benar-benar sangat keji. Merusaknya masif sekali. Generasi produktif akan hancur kalau tidak mati-matian kita melawan narkoba. Sangat membahayakan karena generasi yang hancur, negeri ini tidak bisa berdaya di masa datang," katanya.

Peserta Milad tersebut mencapai ribuan orang yang terdiri atas anak yatim, veteran, santri, dan masyarakat umum. Sebelum digelar kegiatan talkshow, tausiyah, dan doa bersama, mereka mengikuti jalan sehat sejak pagi.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Maryoto, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustad Tengku Zulkarnain dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved