Cadangan Beras Kota Bandung Capai 80 Ton Per Tahun, di Antaranya Dibagikan Pejabat ke Warga

Untuk mensejahterahkan warga miskin, Pemerintah Kota Bandung sediakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

Cadangan Beras Kota Bandung Capai 80 Ton Per Tahun, di Antaranya Dibagikan Pejabat ke Warga
TRIBUN JABAR/Isal Mawardi
Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Asep Sudrajat di Balai Kota Bandung, Kamis (16/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Untuk mensejahterahkan warga miskin, Pemerintah Kota Bandung sediakan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

Mengacu pada Permentan 65 tahun 2010 yang menyebutkan bahwa setiap pemerintah daerah diwajibkan memilik cadangan makanan sebanyak 60 ton setiap tahunnya.

Sekretaris Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Asep Sudrajat, mengatakan CPPD Kota Bandung pada tahun ini mencapai 60 ton.

Baca: Sergio van Dijk Pamer Video Adu Skill Olah Bola, Instragramnya Diserbu Komentar Lucu

"Pemkot Bandung menyediakan cadangan beras untuk tahun ini sekitar 80 ton. Sampai saat ini, masih ada 60 ton," ujar Asep, Balai Kota, Kamis (16/11/2017).

Asep menambahkan bahwa cadangan beras Kota Bandung memiliki dua tipe, yaitu tipe premium (kualitas bagus) dan tipe medium (kualitas dibawah premium).

Selain itu, cadangan beras tipe premium diperuntukan untuk kegiatan kunjungan pejabat Kota Bandung ke rumah warga miskin.


"Satu keluarga mendapatkan beras 25 kg," ujar Asep.

Tipe medium dipergunakan untuk korban bencana alam, di antaranya korban puting beliung, bencana, banjir, dan longsor.

Teknisnya, lurah dan camat yang wilayahnya terkena bencana dapat melapor ke Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung untuk memesan cadangan beras.

Wilayah-wilayah di Kota Bandung yang sudah disalurkan untuk perbantuan adalah daerah Cicendo dan Sukaraja karena yang terdampak banjir dari sungai Citepus selain itu Babakan Ciparay, Bandung Kulon, dan Buah Batu.

"Tahun ini sudah tersalurkan 12 ton beras medium untuk post mayor (bencana) dan beras premium untuk kunjungan pimpinan sebanyak 8 ton," ujar Asep. (*)

Penulis: Isal Mawardi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved