40 Ekor Burung Jalak Kerbau Akan Dilepasliarkan di Kebun Binatang Bandung
Dalam program ini Kebun Binatang Bandung akan melepaskan 40 ekor jalak kerbau
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Kebun Binatang Bandung mengikuti program Silent Forest Eaza dari lembaga International Union for the Conservation of Nature (IUCN), di mana bakal dipercantik dengan kicauan burung yang terbang bebas.
Dalam program ini Kebun Binatang Bandung akan melepaskan 40 ekor jalak kerbau yang rencananya dilakukan oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Sabtu (18/11/2017).
Menjelang pelepasliaran burung jalak kerbau, hadir Vice Campaign untuk program Silent Forest Eaza, Simon Bruslund.
Simon Bruslund mengatakan senang melihat persiapan Kebun Binatang Bandung untuk pelepasliaran yang terkoordinasi dengan baik.
Fakta-fakta Sepasang Remaja yang Diarak dan Ditelanjangi di Tangerang, Mereka Bukan Pasangan Mesum https://t.co/bsSbXOQhFJ via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 14, 2017
"Semua persiapannya telah mengikuti standar IUCN, seperti tidak akan ada gangguan dari binatang lain, terdapat tempat makan di alam bebas dan cara masuk ke dalam kandang yang mudah," ujar Simon di Kebun Binatang Bandung, Jalan Taman Sari No 6, Selasa (14/11/2017).
Burung jalak kerbau memang memiliki kicauan alami yang indah.
Karena itu, nantinya, sambil menikmati keindahan Kebun Binatang Bandung, pengunjung bisa menikmati alunan "nyanyian" burung jalak kerbau.
Baca: Viral Video Emak Bubarkan Tawuran Pelajar Pakai Sapu, Netizen Beri Pujian Setinggi Langit
Sebelum benar-benar dilepasliarkan, 40 ekor burung jalak ini juga mendapatkan pelatihan dahulu supaya tidak kaget ketika berada di alam bebas.
Pelatihan yang diberikan yaitu berupa kandang berbentuk jaring dan terdapat berbagai bambu supaya burung jalak kerbau bisa bertengger di mana saja.
Kasihan! Perempuan yang Ditelanjangi Warga Ternyata Bukan Pasangan Mesum https://t.co/eSVeiX7lpW via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 14, 2017
Di dalam kandang ini juga disediakan makanan berupa pisang dan pepaya.
Burung yang memiliki nama latin acridotheres javanicus kebanyakan berjenis kelamin betina yang dimiliki Kebun Binatang Bandung.
Tujuan melepaskan betina supaya bisa berkembang biak di alam bebas dan burung jalak akan semakin banyak. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/simon-bruslund_20171114_132137.jpg)