Acara Pertemuan Pramuka Se-Jawa Barat Jadi Ajang Pelatihan Keterampilan Kerja
Tidak seperti Raimuna yang pernah diselenggarakan sebelumnya, Raimuna Jawa Barat ke-13 tahun ini meliputi kegiatan pelatihan kerja.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina
TRIBUNJABAR.CO.ID, SUMEDANG - Tidak seperti Raimuna yang pernah diselenggarakan sebelumnya, Raimuna Jawa Barat ke-13 tahun ini meliputi kegiatan pelatihan kerja.
Raimuna adalah pertemuan atau kegiatan pramuka, berupa perkemahan besar untuk tingkat penegak dan pandega.
Para peserta Raimuna yang diadakan di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Kamis (9/11/2017), mengikuti berbagai pelatihan keterampilan kerja, bukan hanya keterampilan kepramukaan saja.
Rupanya, ada alasan khusus dalam memilih acara pelatihan keterampilan kerja sebagai bagian dari kegiatan Raimuna Jawa Barat kali ini.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Kwartir Daerah Jawa Barat, Dede Yusuf, ketika ditemui Tribun Jabar pada waktu yang berbeda.
Niat Promosikan Kue Kekiniannya, Ayu Ting Ting Kepergok Pakai Video Lama, Netizen: Toko Kue Teraneh https://t.co/V8cQHKKsSZ via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) November 10, 2017
Dede Yusuf mengungkapkan, dirinya melihat kemampuan pelatihan kerja di Indonesia hanya mampu mencetak 80 ribu orang pertahun.
Menurutnya, pemerintah pusat atau Kementerian Ketenagakerjaan dapat membuat pelatihan-pelatihan kerja yang bekerja sama dengan organisasi pramuka untuk menjaring lebih banyak orang.
"Bisa dialokasikan hingga 150 ribu orang untuk pelatihan kerja, bisa juga bekerja sama dengan pihak swasta," ujar Dede Yusuf.
Karena itulah, Dede Yusuf menambahkan, pelatihan kerja menjadi penting untuk diajarkan pada anggota pramuka.