Seni Tradisional Pencak Silat Keberadaannya Semakin Terancam

Seni tradisional pencak silat saat ini keberadaannya semakin terancam, karena kurang mendapat perhatian khususnya dari . . .

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/HILMAN KAMALUDIN
Peserta Pasanggiri Festival Pencak Silat menampilkan kemampuannya di hadapan Wali Kota Cimahi di Gor Sangkuriang, Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Rabu (8/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CIMAHI - Seni tradisional pencak silat saat ini keberadaannya semakin terancam, karena kurang mendapat perhatian khususnya dari kalangan generasi muda di Indonesia.

Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Cimahi, Ajay M Priatna, ketika membuka acara Festival Pasanggiri Pencak Silat tingkat Kota Cimahi di Gor Sangkuriang, Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Rabu (8/11/2017).

Baca: Tak Banyak yang Tahu, Inilah Insiden Kecil yang Terjadi di Acara Pernikahan Kahiyang-Bobby

"Semoga kegiatan ini akan berdampak positif, khususnya bagi upaya pelestarian pencak silat sebagai seni bela diri tradisional indonesia di kalangan generasi muda sekalian," ujar Ajay di Gor Sangkuriang, Rabu (8/11/2017).


Menurutnya, salah satu imbas dari globalisasi yang membuat para kawula muda lebih memilih dan bangga terhadap budaya import, tidak mencerminkan budaya bangsa kita, karena bangsa lain justru banyak yang tertarik dengan budaya bangsa Indonesia.

Baca: Sekda Pemprov Jawa Barat Membuka Acara Pameran Batik di Bandung

Namun, jika ditinjau dari sisi personal baik perorangan maupun kelompok atau organisasi, ucapnya, hampir di setiap daerah masih ada.

Tapi dari sisi kaderisasi, lanjutnya, tidak semua organisasi berjalan dengan baik dan dilihat dari sisi pertunjukan masih sangat jarang.

"Padahal budaya bangsa kita khususnya budaya sunda Jawa Barat mempunyai nilai yang sangat luhur, karena didalamnya terkandung nilai falsafah hidup bangsa dan negara kita, yang penuh dengan idealisme dan menjadi salah satu potensi serta aset yang dapat menjadi income wisata bagi negara," Katanya.

Atas hal tersebut, Ajay mengingatkan pentingnya upaya untuk melestarikan seni beladiri tradisional seperti pencak silat, namun perlu ada pembinaan dan harus dibantu oleh seluruh pihak terkait, baik melalui event lomba maupun event yang lain. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved