Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bandung Tegaskan Tak Ada Pungli dalam Sertifikasi Tanah

Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat mengatakan, masyarakat cukup mengajukan melalui pemerintah desa setempat.

Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bandung Tegaskan Tak Ada Pungli dalam Sertifikasi Tanah
TRIBUNJABAR.CO.ID/YUDHA MAULANA
Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat meninjau para staf pembuat sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di kantor BPN Kabupaten Bandung, Selasa (7/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana

TRIBUNJABAR.CO.ID, SOREANG - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung menegaskan tak ada pungutan bagi warga yang ingin mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Gandjar Muslihat mengatakan, masyarakat cukup mengajukan melalui pemerintah desa setempat.

"Karena PTSL untuk desa harus lengkap, jangan sampai tertinggal satu bidang tanah pun. Untuk 2018 nanti, tiga sudah menyatakan siap, Kades mengajukan permohonan, diprediksi ada 30 ribuan bidang," kata Atet dalam jumpa pers yang digelar di Kantor BPN Kabupaten Bandung, Soreang, Selasa (7/11/2017).

Untuk tahun ini, kata Atet, Kabupaten Bandung mendapatkan jatah 15.717 bidang tanah yang 14.000 diantaranya telah rampung dan sebagian telah diserahkan kepada masyarakat secara bertahap.


Seperti diketahui, PTSL merupakan program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui SK tiga menteri.

"Sampai awal November ini, kita sudah 90 persen lebih progresnya, fisiknya suah siap, tinggal dibagikan penyerahannya, berbarengan dengan peresmian Tol Soroja yang akan dibuka oleh presiden," ujar Atet.

Bagi warga yang terlewat membuat sertifikasi tanah tahun ini, kata Atet, tahun depan Kabupaten Bandung mendapatkan jatah sertifikat sebanyak 60.725.

"Cukup mengajukan kepada pemerintah desa setempat," katanya.

Penulis: Yudha Maulana
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved