Gudang Mercon Meledak

Mengharukan, Suasana Pemakaman Korban Kebakaran Pabrik Kembang Api Asal Cililin

Tiga jenazah korban ledakan pabrik kembang api Tangerang asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat. . .

Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Suasana pemakaman jenazah Oleh (25) di pemakaman Kampung Cisitu, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (1/11/2017).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNJABAR.CO.ID, CILILIN - Tiga jenazah korban ledakan pabrik kembang api Tangerang asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat diserahkan kepada pihak keluarga, Selasa (31/10/2017) malam sekitar 21.30.

Ketiga jenazah yang sudah dipastikan teridentifikasi tersebut, di antaranya Ade Rosita (20), Oleh (25) dari Desa Batulayang dan Iyus Hermawan dari Desa Mukapayung.

Kepala Desa Batulayang saat dihubungi, Beben mengatakan ketiga jenazah diserahkan oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara Keramat Jati Polri, Jakarta, kepada pihak keluarga di Kantor Desa Batulayang tadi malam.

"Ketiga peti jenazah tiba dengan tiga mobil ambulans, langsung disambut oleh aparat setempat serta perwakilan keluarga dan warga yang turut belasungkawa," tuturnya.

Beben menuturkan jenazah yang tiba satu persatu diserahterimakan terlebih dulu kepada aparat setempat, kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. Isak tangis dari anggota keluarga korban pun tak terbendung, tiba-tiba pecah saat melihat kedatangan peti jenazah di halaman kantor desa.

"Jasadnya (Ade Rosita dan Oleh) sampai di sini kita langsung serahkan kepada keluarga. Kemudian untuk pemakaman pagi ini dilaksanakan di kampung Cisitu, Desa Batulayang," ujarnya.

Ketiga jenazah yang telah diserahterimakan tersebut oleh pihak keluarga langsung dibawa kekediamannya masing-masing.

Dengan demikian dari enam korban tewas yang berasal dari kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat tiga lainnya masih menunggu kabar dari pihak kepolisian, yakni Naya Sunarya (28), Gunawan (24) dan Ega (17).

"Belum kami masih menunggu kabar proses identifikasi dari Jakarta," ujarnya.

Sementara Nurdin salah satu orang tua dari korban Oleh mengaku sudah lega mendapati jenazah anaknya kembali ke kediamannya.

"Saya sudah plong, anak saya sudah sampai sini, walaupun hanya jasadnya, saya sudah lega," ujarnya tampak tegar, tadi pagi.

Dirinya berharap jangan sampai terulang lagi peristiwa tersebut baik keluarganya maupun tetangganya yang kerja di sana. "Anak saya kerja keluar masuk udah dua bulan tapi masih di pabrik itu," ujarnya. (mud)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved