Bappeda Jawa Barat Siapkan Strategi Pembangunan Berkelanjutan dengan Perwakilan Perangkat Daerah

Tujuan pembangunan berkelanjutan adalah mengentaskan kemiskinan dan kelaparan, melawan ketimpangan, dan menjamin pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Bappeda Jawa Barat Siapkan Strategi Pembangunan Berkelanjutan dengan Perwakilan Perangkat Daerah
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Kepala Bappeda Provinsi Jawa Barat, Yerry Yanuar, membuka Rapat Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Provinsi Jawa Barat, di Bandung, Rabu (1/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Untuk menyukseskan pembangunan berkelanjutan, Bappeda Jawa Barat mengumpulkan perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk rapat bersama menyiapkan strategi pembangunan berkelanjutan.

Rapat tersebut digelar di sebuah hotel di Jalan Lembong, Bandung, pada Rabu (1/11/2017).

Tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) adalah mengentaskan kemiskinan dan kelaparan, melawan ketimpangan, dan menjamin pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Nantinya, hasil TPB akan dirumuskan dalam 169 target, 241 indikator, dan 17 gol.

Rapat ini merupakan bagian dari pelaksanaam Peraturan Presiden nomor 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.


Dalam acara ini juga diselenggarakan seminar dengan menghadirkan berbagai ahli menjadi pembicara.

Di antaranya adalah Sekretaris SDGs Nasional, Dr Arum Atmawikarta, yang memaparkan tentang Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Kemudian, Timotheus Lesmana dari Filantropi Indonesia, ia memamparkan mengenai Peran Filantropi dalam Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Terakhir, akademisi Unpad, Prof Dr Armida Salsiah Alisjahbana, yang memaparkan Proyeksi Baseline Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Jawa Barat.

Setelah paparan dari para pemateri, acara pun dilanjutkan dengan diskusi.

Setelah kegiatan ini, diharapkan peserta akan memahami kerangka kerja dalam pelaksanaan TPB.

Kepala Bappeda Jawa Barat, Yerry Yanuar juga mengatakan, nantinya kepala daerah harus menyinkronkan programnya dengan program TPB dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Ada program yang bersifat komposit, ada yang bersifat sektoral. Komposit ada dalam kebijakan kepala daerah, yang sektoral dilakukan SKPD. Pada dasarnya RPJMD harus dilakukan kepala daerah terpilih," ujar Yerry Yanuar, Rabu (1/11/2017).

Penulis: Theofilus Richard
Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved