Rabu, 15 April 2026

Pilgub Jabar

Ridwan Kamil Tak Sebagus Bima Arya dan Tri Rismaharini kata Sekjen PDI Perjuangan

Penyebabnya karena Partai Golkar secara resmi sudah menyatakan dukungan kepada Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.

Editor: Ravianto
Kolase Tribun Jabar
Bima Arya dan Ridwan Kamil 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua DPD Jawa Barat PDIP TB Hasanuddin telah mendeklarasikan bubarnya koalisi partai berlambang banteng itu dengan Partai Golkar di Pilkada Jawa Barat.

Hal tersebut diamini oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto ketika ditemui Tribunnews.com di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (30/10/2017).

Penyebabnya karena Partai Golkar secara resmi sudah menyatakan dukungan kepada Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.

Baca: Video Perkelahian Dua Waria Berbahasa Sunda Ini Bikin Heboh, Apa Sih yang Masalahnya

Baca: Niat Cindra Nikahi Dua Perempuan Sekaligus Terancam Batal, Ternyata Ini Sebabnya

Hasto menyatakan PDIP kurang 'sreg' terhadap kinerja pria yang akrab disapa Kang Emil dalam membangun Kota Bandung.

"PDIP membentuk tim kajian kecil untuk menilai kinerja beberapa pemimpin daerah seperti Bima Arya di Kota Bogor, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Bantaeng (Sulawesi Selatan) Prof Nurdin Abdullah, dan Tri Rismaharini di Surabaya. Setelah itu kami ukur siapa yang mampu menghadirkan perubahan sistemik, perubahan yang tidak hanya diukur dari sosial media tetapi keja faktual di lapangan."

"Dari penilaian tim kajian itu kami menemukan kinerja Pak Ridwan Kamil masih cukup jauh di bawah Pak Bima Arya dan Bu Risma," tegas Hasto.

Dengan keputusan Partai Golkar dan Ridwan Kamil itu PDIP menyatakan diri siap berkompetisi secara sehat.

"Saat Pak Ridwan Kamil mendeklarasikan diri kami menyatakan siap berkontestasi secara sehat dengan tetap mengdepankan konsep kemajuan bagi Jawa Barat," ungkapnya.

Sebagai gantinya kini PDIP tengah berkomunikasi dengan tokoh-tokoh lain yang berpotensi diusung di Pilkada Jabar.

"Dalam waktu dekat kami akan berkomunikasi dengan Pak Dedi Mulyadi dan Dedi Mizwar," pungkasnya.(*)

Baca: 4 Eks Persib Bandung yang Berpeluang Angkat Trofi Liga Dua Kali Secara Beruntun

Baca: Dulu Ahok Bisa Tutup Diskotek Stadium tapi Tak Bisa Tutup Alexis, Mengapa Anies Bisa? Ini Alasannya

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved