6 Jenazah Kebakaran Pabrik Petasan di Tangerang Kembali Teridentifikasi

Enam jenazah itu, jelas Pramujoko, akan diserahkan kepada keluarga dan diantarkan ke rumah duka menggunakan ambulance milik RS Polri.

dok. Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri terjun langsung ke lokasi terjadinya kebakaran di pabrik kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses di Tangerang, Banten, Minggu (29/10/2017). Pada kesempatan tersebut Menaker turut serta menyolati dan mendoakan salah satu korban kebakaran. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua Tim DVI RS Polri, Kombes Pol Pramujoko, menyatakan pihaknya kembali mengindentifikasi enam jenazah dari kasus kebakaran pabrik petasan di Tangerang.

Ia mengatakan sebagian besar jenazah yang berhasil diidentifikasi, berdasar pada data gigi, DNA dan properti.

"Keenamnya dapat diidentifikasi dari data antemortem keluarga. Dari data gigi, DNA dan properti yang terakhir digunakan," ucapnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (30/10/2017).

Adapun keenam jenazah atas nama, Halimah, Robiyah, Ponih, Putri, Epih dan Aryusli Hardyawan.


Domisili kelimanya berasal dari Tangerang, Banten. Sedang Aryusli berasal dari Tegal, Jawa Tengah.

Enam jenazah itu, jelas Pramujoko, akan diserahkan kepada keluarga dan diantarkan ke rumah duka menggunakan ambulance milik RS Polri.

"Langsung kami serahkan. Nanti akan kami antarkan ke rumah duka," katanya.

Baca: Catat! Berikut Jadwal 4 Laga Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-19

Dengan diidentifikasinya enam jenazah itu, maka, masih tersisa 31 kantong jenazah yang masih belum teridentifikasi.

Keluarga, kata Pramujoko, diharap dapat mengirimkan data-data pendukung terkait korban yang masih berada di RS Polri.

"Kami berharap keluarga bisa mengirimkan data-data lain yang mendukung," ujarnya. (*)

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved