Jokowi Berharap Ormas Pemuda Jadi Benteng NKRI

Dalam sambutannya, Kepala Negara berharap Pemuda Pancasila dapat menjadi panutan. . .

Warta Kota
Presiden Joko Widodo di Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (13/6/2017). 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Presiden Joko Widodo menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pemuda Pancasila, yang digelar di Hotel Sunan, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu malam, 28 Oktober 2017.

Tiba sekira pukul 19.45 WIB, kehadiran Presiden disambut antusias oleh para Pemuda Pancasila. Bahkan, sebelum duduk di tempat yang telah disediakan, Presiden bersalaman dengan hampir seluruh kader dan anggota Pemuda Pancasila yang hadir.

Dalam sambutannya, Kepala Negara berharap Pemuda Pancasila dapat menjadi panutan bagi pemuda-pemudi Indonesia dalam menjaga dan mengamalkan ideologi bangsa.

Harapan tersebut sesuai dengan nama Pemuda Pancasila yang mengandung ideologi sekaligus pemandu dan pemersatu kemajemukan bangsa Indonesia.

"Bertemu dengan jajaran para pengurus Pemuda Pancasila di Hari Sumpah Pemuda memang terasa luar biasa. Pemuda Pancasila adalah ormas yang spesial, spesial karena dinamanya ada kata Pancasila," ungkapnya.

Apalagi saat ini bermunculan ideologi-ideologi baru yang ingin menggantikan Pancasila dan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahkan, ideologi tersebut muncul tidak melalui cara yang biasa sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

"Mereka muncul dengan cara-cara baru, metode-metode baru yang kadang-kadang halus dan kita tidak merasa. Cara indoktrinasi yang digunakan sangat halus, sangat kekinian dengan pendekatan-pendekatan yang akrab, yang kadang menyentuh hati kita," ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan tentang cepatnya perubahan landscape politik dan ekonomi global yang sedang terjadi saat ini. Masa transisi tersebut terjadi hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Kecepatannya luar biasa. Kita harus sadar juga bahwa nanti kalau global berubah nasional pun juga akan bergerak, kalau nasional gerak tingkat daerah pun juga akan bergerak," tuturnya.

Sumber: TribunJatim.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved