5 Inovasi Jabar Diunggulkan Pada Innovative Government Award 2017

Pemprov Jabar menghibahkan source program aplikasi e-samsat jabar ke 17 Provinsi. Pemprov Jabar mempelopori transaksi non tunai

5 Inovasi Jabar Diunggulkan Pada Innovative Government Award 2017
ISTIMEWA
Gubernur Jawa BArat Ahmad Heryawan dalam sebuah acara. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA – Inovasi tiada henti, menjadi kalimat yang tepat ditujukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang memang terus tiada henti berinovasi demi Jawa Barat yang maju dan sejahtera untuk semua.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyebutkan landasan kebijakan penerapan inovasi dalam pembangunan Jawa Barat.

Dimana Dirinya membagi inovasi pada tiga kategori, yakni Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, Inovasi Pelayanan Publik, dan Inovasi Produk Sektoral.

Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, papar Aher, ditujukan guna meningkatkan Kinerja pemerintahan, profesio nalisme aparatur, dan perluasan partisipasi publ ik. Sementara Inovasi Pelayanan Publik dirancang untuk membangun masyarakat yang berkualitas dan berdaya saing. Adapun Inovasi Produk sektoral dirancang untuk membangun perekonomian yang kokoh dan berkeadilan.

Dalam rangka Innovative Government Award (IGA) 2017 yang diselenggarakan oleh Badan Litbang Kementerian Dalam Negeri RI, Gubernur Aher paparkan lima inovasi di Jawa Barat yang mewakili tiga kategori yang Ia telah sebutkan.

Pertama, pada Kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, Aplikasi si-Dadali  (Sistem Informasi Data Pengendalian), menjadi sebuah inovasi yang diterapkan dalam pengendalian pelaksanaan pembangunan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat berbasis sistem informasi.


Adalah suatu aplikasi terintegrasi yang menghasilkan 1 entri untuk 5 (lima) output laporan capaian kinerja bulanan, laporan evaluasi triwulanan, laporan pemantauan proses dan progres pengadaan barang/jasa, laporan estimasi/efisiensi, dan laporan SISMONTEPRA  (Sistem Informasi Monitoring Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran).

“Aplikasi pelaporan pelaksanaan pembangunan yang efektif,  efisien, dan akurat secara otomatis menghasilkan Berita Acara Evaluasi dan Estimasi. Serta mampu secara akurat dan faktual memantau pelaksanaan kegiatan sekaligus sebagai ‘early warning’ terhadap kegiatan yang berpotensi memiliki masalah,”  papar Aher saat melakukan pemaparan pada para juri Innovative Government Award 2017, di Hotel Acacia Jakarta, Kamis (26/10/2017).

Aplikasi si-Dadali pun menurut Aher, sudah dapat dijadikan sebagai alat bantu Perangkat Daerah untuk melakukan ‘self- evaluation’ dan ‘self- assessment,’ yang sangat berguna untuk evaluasi progres pelaksanaan kegiatan APBD Provinsi Jawa Barat. Selain itu, aplikasi semi online inipun dapat dimanfaatkan sebagai alat pemandu bagi Perangkat Daerah untuk meningkatkan kinerja berupa realisasi keuangan dan capain fisik kegiatan APBD Provinsi Jawa Barat serta pelaporan SISMONTEPRA.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved