Abah Ade Klaim Mampu Kendalikan Angin dan Hujan, Modalnya Cuma Beras dan Garam

Dirinya mengaku mendapatkan ilmu mengatur hujan dari sang kakek dan merupakan ilmu turun temurun di keluarganya.

Abah Ade Klaim Mampu Kendalikan Angin dan Hujan, Modalnya Cuma Beras dan Garam
TRIBUNJABAR.CO.ID/SELI ANDINA
Abah Ade, pawang hujan yang ditemui Tribun Jabar di acara penutupan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD), Kamis (26/10/2017). 


"Kakek saya yang mengajarkan bagaimana caranya mengatur angin," ujar Abah Ade ketika ditemui Tribun Jabar di desa Sukarapih, kecamatan Sukasari, kabupaten Sumedang, Jumat (27/10/2017).

Dasar untuk menjadi pawang hujan yang diajarkan sang kakek, Abah Ade mengungkapkan, terletak pada bagaimana cara mengatur angin.

Angin tersebut yang digunakan untuk mendekatkan atau menjauhkan awan dari lokasi-lokasi tertentu.

Abah Ade mengungkapkan, setiap pawang hujan memiliki cara dan alat yang berbeda-beda untuk mengatur hujan.

Ada yang perlu menggunakan sesajen, kopi hitam, teh pahit, ada pula yang menggunakan darah ayam, tergantung caranya masing-masing.

"Kalau saya tidak ribet, alatnya hanya beras, garam, dan sapu lidi," ujarnya.

Beras dan garam disebarkan di empat penjuru arah mata angin pada waktu-waktu tertentu selama acara berlangsung, sementara sapu lidi dibawanya ke mana-mana.

Sayangnya abah Ade menolak untuk memberitahu detail cara yang dilakukannya untuk mengatur hujan.

"Takut ada yang belajar dan digunakan bukan untuk kebaikan," ujarnya.(*)


Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved