Sabtu, 11 April 2026

Persib Bandung

Poin yang Dibutuhkan Persib Bandung Agar Lolos dari Jerat Degradasi

Persib nyaris aman dari degradasi karena peringkat 16 Semen Padang sudah memainkan 31 laga.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ravianto
liga-indonesia.id
Penyerang Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel (kuning) dikepung Saddil Ramdani (kiri), Zainal Haq dan Ramon Rodrigues (kanan) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Persib Bandung boleh merasa sedikit lega melihat posisi mereka di klasemen.

Saat ini, Persib Bandung berada di posisi 12 dengan 38 poin, raihan tersebut sama dengan Sriwijaya FC yang berada satu strip di bawah Persib.

Tiga tim yang kini berada di zona merah adalah Semen Padang di posisi 16, dengan poin 29, kemudian Persiba Balikpapan 23 poin dan posisi juru kunci dihuni Persegres Gresik Gresik dengan raihan 10 poin.

Persib nyaris aman dari degradasi karena peringkat 16 Semen Padang sudah memainkan 31 laga.

Itu artinya poin maksimal yang bisa didapatkan adalah 38 angka, sama seperti yang dimiliki Persib sekarang.


Secara matematis, raihan poin Persib masih aman dari zona merah degradasi.

Namun, kepastian lolos dari degradasi bisa didapatkan hanya dengan satu poin di laga lawan Mitra Kukar, besok.

Selain itu, Persib juga masih memiliki sisa empat pertandingan menghadapi Mitra Kukar, Jumat 26, Oktober 2017, Perseru Serui, 3 November 2017, Persija Jakarta 11 November dan Pusamania Borneo FC.

Kini, tim berjuluk Maung Bandung ini tinggal fokus beri yang terbaik dalam empat pertandingan tersisa, sebelum fokus menata musim depan.

Pemain belakang Persib Bandung, Tony Sucipto pun mengaku tak ingin menyia-nyiakan sisa pertandingan yang dimiliki Persib Bandung.

"Kita sebenarnya ingin juara. Tapi kenyataannya jauh. Tapi empat laga sisa kita ingin dapat hasil maksimal," ujar Toni, saat ditemui lapangan Sesko AD, Kota Bandung, Rabu, (25/10).


Menurut Tony, dalam setiap pertandingan ia bersama rekan satu timnya selalu bermain maksimal agar meraih kemenangan dan mengangkat prestasi Maug Bandung.

"Pasti kita ingin memenangkan pertandingan, kita tidak mungkin main untuk kalah. Kalau untuk kalah ya ngapain kita main. Tapi hasilnya kita tidak tahu, yang penting kerja keras," katanya.

Bagi Persib, kompetisi musim 2017 menjadi musim yang buruk, jika dibandingkan dengan musim 2016 yang berhasil finish diperingkat 5 klasemen akhir ISC 2016.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved