Kuliner Bandung

Mencicipi Surabi Durian Geboy, Sajian Tradisional Rasa Kekinian di Bandung

Di bagian depannya, terdapat tenda yang difungsikan untuk pembakaran surabi dengan segala segala pernak-perniknya.

Penulis: Fasko dehotman | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Fasko Dehotman
Surabi Durian Geboy 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Surabi merupakan makanan khas tradisional Urang Sunda yang diolah dengan cara di bakar melalui tungku. Seiring berjalannya waktu, kini olahan surabi telah banyak dimodifikasi dengan berbagai macam varian rasa.

Satu di antaranya adalah Surabi Durian Geboy yang telah menjadi favorit warga Bandung. Surabi ini berlokasi di Jalan Abdul Rahman Saleh No 66, Cicendo, Kota Bandung. Patokannya tidak jauh dari Bandara Internasional Husein Sastranegara, Bandung.

Selain itu, lokasinya lumayan strategis dan mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Surabi Durian Geboy hanya menempati bangunan satu lantai yang cukup luas.

Baca: Bangun Rumah dari 12.000 Botol Sampanye, Pria Simpan Kisah Sedih di Balik Usahanya

Di bagian depannya, terdapat tenda yang difungsikan untuk pembakaran surabi dengan segala segala pernak-perniknya.

Selain itu, terdapat pula tempat kongkow dengan konsep outdor yang dapat menampung hingga 30 orang, dan sebuah panggung yang difungsikan untuk live music.

Lanjut di bagian dalam ruangannya, terdapat sebuah mini bar coffee dengan balutan warna hitam, dan sejumlah sofa, kursi dan meja yang cukup moderen.

Sehingga bagian dalam ruangan ini cocok juga dijadikan tempat kongkow anak muda. Sesuai namanya, kedai ini menyajikan surabi dengan varian rasa durian yang begitu lumer di mulut.


Dari segi komposisinya, bahan baku Surabi Durian ini terdiri dari tepung beras murni, garam dan kelapa. Sedangkan bahan campurannya, terdiri dari buah durian yang telah disisihkan, fla, dan vanilla, yang kemudian diaduk menjadi satu adonan.

Nah, yang unik dari Surabi durian di sini, masih disajikan layaknya surabi tradisional pada umumnya. Yakni tepung surabi yang telah disiapkan dibakar diatas tungku menggunakan bara api, sehingga menambah kesan tradisional dari cara membuatnya.

Surabi Durian Geboy
Surabi Durian Geboy (Tribunjabar/Fasko Dehotman)

Setelah Surabi selesai dibakar, barulah dioles campuran adonan tersebut, dan parutan keju sebagai topingnya. Dari segi rasa tidak perlu diragukan lagi, hangatnya surabi ditambah manis dan lumernya saus durian, tentunya menambah nikmatnya santapan siang Anda.

Selain surabi durian, Kedai Surabi Durian Geoy juga memiliki varian surabi yang tidak kalah enaknya. Di antaranya adalah surabi sosis, surabi coklat, surabi vanila, surabi pisang, surabi strawberry, surabi kornet, surabi oncom, surabi ayam dan surabi abon.


Masing-masing varian tersebut, memiliki taburan toping yang berbeda-beda. Untuk surabi manis ada tambahan topping susu, keju, kacang, coklat, dan pisang,

Sementara untuk surabi asin ada topping mayo, keju, telur dan sejenisnya. Lalu terdapat pula pilihan menu makanan berat lainnya seperti nasi bakar, nasi timbel, ramen, bakmi, sate taichan, sushi dan lainnya.

Muhammad Ari, pemilik Kedai Surabi Durian Geboy, menuturkan, awal mula ihwal bisnis ini dimulai pada 2013 lalu.

"Saya memilih membuka bisnis surabi di Jalan Abdul Rahman Saleh, karena di kawasan ini cukup ramai dilalui kendaraan, bahkan di sini juga banyak yang membuka kedai kuliner," ujar Ari kepada Tribun Jabar, Kamis (26/10/2017).

Ari mengaku, awal mulai ketika mendirikan Surabi Durian Geboy di kawasan Jalan Abdul Rahman Saleh dirasakan cukup sepi. Namun, seiring waktu yang berjalan tempat ini mulai ramai dikunjungi pada waktu tertentu.

"Biasanya paling rame itu pas akhir pekan, rata - rata yang datang adalah keluarga dan anak muda yang ingin menghabiskan malam minggunya di sini," kata Ari.

Ari mengatakan, perbedaan Surabi Durian Geboy dengan yang lainnya, yakni dari bahan baku dan pembakaran surabinya masih tradisional.


Serta ditambah inovasi rasa kekinian tapi tidak menghilangkan khas tradisionalnya. Saking favoritnya masyarakat Bandung pada Surabi Durian Geboy, sampai-sampai banyak bermunculan cabang di beberapa penjuru Kota Bandung.

Sehingga, bagi Anda yang tidak sempat mencicipi di kedai pusatnya, bisa Anda cicipi juga loh di cabang lainnya. Di antaranya berlokasi di Taman Holis Indah (depan BPK Penabur), Taman Kopo Indah, Cijerah, Cirebon, dan Mekar Wangi.

Bagi Anda yang tertarik mencicipinya, surabi durian toping keju dihargai Rp 11.000. Sedangkan varian menu surabi lainnya berkisar antara Rp 10.000-Rp 15.000. Jam operasional Kedai Surabi Durian Geboy dibuka setiap hari pada pukul 11.00 WIB-02.00 WIB.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved