Nenek Aniaya Cucu

Kondisinya Terus Membaik, Rachel Herliani Ingin Segera Masuk Sekolah

Dedi Supandi memastikan Rachel akan tinggal bersama kedua orang tuanya di Jalan Lebak Satu RT 03/05, Kiaracondong, Kota Bandung.

Istimewa
Kadis DP3APM menjenguk Rachel Herliani di rumahnya di Jalan Lebak Satu RT 03/05, Kiaracondong, Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) akan mendampingi proses pindah sekolah Rachel Herliani (11).

Seperti diketahui, kondisi bocah yang wajahnya dicelupkan ke minyak panas oleh nenek tirinya makin membaik dan sudah siap untuk masuk sekolah.

Rencananya, Rachel Herliani pindah dari sekolah asalnya di kawasan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat ke Kota Bandung.


"Kondisi Rachel semakin membaik dan sudah ingin masuk sekolah. Orang tuanya akan mengurus proses kepindahan sekolah Rachel. Kami akan mendampingi proses kepindahan Rachel," ujar Kadis DP3APM, Dedi Supandi, kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (25/10/2017).

Dedi Supandi memastikan Rachel akan tinggal bersama kedua orang tuanya di Jalan Lebak Satu RT 03/05, Kiaracondong, Kota Bandung.

Baca: Joanna Alexandra Lakukan Ini Kepada Asisten Rumah Tangganya, Ia Jadi Panen Pujian: Ngefans Banget

Setelah kembali tinggal bersama kedua orang tuanya, lanjut Dedi, Rachel Herliani ingin bersekolah di SD Kacapiring di Jalan Sukabumi.


Ketika ditemui di kediamannya,  ayah Rachel Herliani, Kusdinan (42), berharap putrinya bisa cepat masuk sekolah supaya bisa bergaul dengan teman yang seusianya tanpa rasa minder.

Ia berharap, Rachel Herliani bisa menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi.

"Harapan saya, Rachel bisa cepat sekolah lagi karena ketika tinggal bersama neneknya dia jarang sekolah, hanya dipekerjakan," kata Kusdinan. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved