Kapolda Jabar Launching Program Bahaya Narkoba Masuk Kurikulum Pendidikan di Majalengka

kami akan minta kepada seluruh kabupatan/kota se-Jabar, untuk melakukan yang sama seperti di Kabupaten Majalengka ini,

Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA/HUMAS POLRES MAJALENGKA
Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto,M.Si, menyaksikan penandatanganan program wawasan bahaya narkoba yang masuk dalam kurikulum pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Majalengka, di Gedung Yuda Abdi Negara Pendopo Kabupaten Majalengka, Selasa (24/10). 

TRIBUNJABAR.CO.ID, MAJALENGKA - Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto,M.Si, melaunching program wawasan bahaya narkoba yang masuk dalam kurikulum pendidikan tingkat SD, SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Majalengka, di Gedung Yuda Abdi Negara Pendopo Kabupaten Majalengka, Selasa (24/10).

Kapolda menyatakan saat ini Indonesia masuk darurat narkoba. Pengedar narkoba tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi menjangkau kalangan hingga pelajar. Menurut Kapolda, dengan memasukkan wawasan tentang bahaya narkoba dalam kurikulum sekolah, diharapkan menjadi langkah preventif atau pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

“Ini adalah program yang sangat baik. Penandatanganan MOU antara Polres Majalengka dengan Kabupaten Majalengka, tentang wawasan bahaya narkoba. Program ini baru pertama kalinya di Jabar. Oleh karenanya, kami akan minta kepada seluruh kabupatan/kota se-Jabar, untuk melakukan yang sama seperti di Kabupaten Majalengka ini,” ucap Kapolda dalam rilis yang diterima Tribun, Rabu (25/10).

Kapolda juga berpesan agar Babinsa dan Babinkamtibmas harus bersinergi untuk sama-sama mengawasi lingkungannya masing-masing, baik tentang pengedaran narkoba maupun tindak kejahatan lainnya. Hal ini guna terciptanya kondusivitas keamanan wilayah, termasuk di Kabupaten Majalengka.

“Apalagi Majalengka, mulai tahun depan adalah tahun politik dan Kabupaten Majalengka, adalah salah satu daerah yang ikut melaksanakan Pilkada serentak 2018. Saya menitipkan agar tetap saling menjaga kondusifitas baik sebelum pelaksanaan maupun pascapilkada," kata Kapolda.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Majalengka, Dr H Karna Sobahi, SPd MPd, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Jawa Barat di Kabupaten Majalengka. Terkait program tersebut, pihaknya menyambut baik rencana Polres Majalengka memasukkan wawasan antinarkoba, dalam bimbingan konseling di sekolah dan madrasah negeri dan swasta di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kemenag tersebut.

“Kami mendukung dengan kegiatan pencegahan narkoba, karena bagaimanapun kita harus memliki kesiapsiagaan pencegahan bahaya narkoba, kami sangat paham dampak yang ditimbulkan oleh narkoba. Oleh karena itu, kita harus menyadari betul akibat dari yang ditimbulkan narkoba yang berdampak pada hilangnya rantai generasi muda,’ jelas Wabup.

Wabup menambahkan, apabila rantai generasi muda ini hilang, maka akan membahayakan program pembangunan negara karena sumberdaya manusia yang tidak bisa mendukung.

“Kami sangat mengapresisasi dengan adanya pelaksanaan program wawasan anti narkoba yang diajarkan di setiap sekolah yang ada di Kabupaten Majalengka dan ini akan dapat menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar," ujarnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved