Dua Negara di Dunia Masih Terinfeksi Polio, Rotary Club Ingatkan Masyarakat Indonesia Agar Waspada
Meski Indonesia telah bebas polio sejak 1997, organisasi Rotary Club Bandung mengingatkan masyarakat untuk terus waspada.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Saat ini dua negara masih belum terbebas dari penyakit polio, yaitu Pakistan dan Afganistan.
Meski Indonesia telah bebas polio sejak 1997, organisasi Rotary Club Bandung mengingatkan masyarakat untuk terus waspada.
"Masyarakat harus tetap waspada. Kalau kita (Indonesia) masih ada kantung-kantung potensi terserang polio jika masyarakat tidak vaksinasi anaknya," ujar Presiden Rotary Club Bandung Utara, Satyawati Hana di Car Free Day Dago, Bandung, Minggu (22/10/2017).
Menurutnya selama masih ada negara yang belum terbebas dari polio, kemungkinan polio kembali eksis di Indonesia masih terbuka.
Satu di antara cara Rotary Club meningkatkan kepedulian masyarakat akan vaksin polio adalah dengan menggelar aksi Fun Walk hari ini, Minggu (22/10/2017).
Serius dengan Irwan Mussry, Maia Estianty Siap Nikah Dalam waktu Dekat? Lihat Video Perayaan Ini https://t.co/yaQCdOrmOn via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 22, 2017
Rotary Club mengadakan Fun Walk di Car Free Day Dago dalam rangka memperingati Hari Polio Sedunia yang jatuh pada tanggal 24 Oktober.
Dua negara yang belum terbebas dari polio, yaitu Pakistan dan Afganistan, disebut Satyawati disebabkan kondisi di negara tersebut yang kurang kondusif.
"Pakistan dan Afganistan mereka banyak yang polio. Sebabnya, mereka banyak pengungsi, gizi buruk, dan keadaan politik tidak terlalu bagus, sehingga supply bantuan akan sulit," ujarnya.
Selain menggelar kampanye vaksinasi polio, setiap tahunnya Rotary Club Bandung pun mengadakan penggalangan dana yang akan disalurkan ke Pakistan dan Afganistan melalui Rotary Club Internasional.
Heboh Rombongan Anies-Sandi Terobos One Way di Puncak, Begini Penjelasan Pemda DKI https://t.co/PnNbWf8bFg via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 22, 2017
Selain itu Rotary Club juga pernah bekerja sama dengan WHO dalam pengadaan vaksin.
"Vaksin sangat penting. Mereka kekurangan dana untuk pengadaan vaksin. WHO minta tolong kerja sama untuk pengadaan vaksin," kata Satyawati.
Dalam sebuah aksi gerak jalan, sekira 60 anggota dan simpatisan Rotary Club berpartisipasi.
Mereka membawa spanduk bertuliskan 'End Polio' yang dibawa keliling sepanjang Car Free Day.
Rotary Club adalah sebuah organisasi internasional yang bergerak di bidang kemanusiaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/para-presiden-rotary-club-di-car-free-day-dago-minggu-22102017_20171022_123010.jpg)