Breaking News:

Dua Calon Kepala Desa Cipaku Anggap Panitia Pelaksana Pilkades Tidak Profesional

Dua dari empat Calon Kepala Desa Cipaku dalam Pilkades Cipaku 2017 mengajukan gugatan.

KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi Pilkada 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dua dari empat Calon Kepala Desa Cipaku dalam Pilkades Cipaku 2017 mengajukan gugatan.

Dua Calon Kepala Desa Cipaku yakni Rubby Daswaryadi dan Heri Suherman menilai panitia dalam pelaksanaan Pilkades tersebut dikatakannya tidak mencerminkan sikap yang profesional.

Salah satu alasan yang paling membuat jengkel keduanya adalah masih banyaknya warga yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Banyaknya kejanggalan ini kan membuktikan panitia tidak profesional, makanya kami melayangkan surat gugatan," ujar Endep Durahman (48), juru bicara Heri Suherman, ditemui Tribun Jabar di kediamannya, di Kampung Ciwangi, Desa Cipaku, kecamatan Paseh, kabupaten Bandung, Kamis (19/10/2017).

Selain itu, dua calon kepala desa Cipaku ini pun memprotes banyaknya kejanggalan pada panitia KPPS, seperti jumlah hak pilih tidak sesuai dengan tempat yang disediakan panitia.

Juga panitia yang menolak hak pilih untuk mencoblos dikarenakan waktu telah habis meskipun banyak warga yang masih belum mendapatkan panggilan.

"Kami juga mohon dibentuk panitia yang bersikap netral, bersih, jujur, transparan, dan profesional," ujar Endep Durahman.

Karena banyaknya pelanggaran tersebut, Heri Suherman dan Rubby Daswaryadi mengajukan beberapa permohonan, diantaranya adalah memohon melakukan pemilihan ulang bagi warha yang belum melakukan pencoblosan.

Kedua calon Kepala Desa Cipaku tersebut juga meminta adanya pemilihan ulang di satu TPS yang dianggap 'berantakan' dalam pelaksanaan pencoblosannya, yaitu di TPS 03.

Sementara itu, ditemui di tempat yang berbeda pada hari yang sama, di Posko Panitia Pilkades Desa Cipaku, Ketua Panitia Pilkades Desa Cipaku, E Turyana, mengungkapkan pihaknya akan menelaah terlebih dahulu surat gugatan tersebut.

Pihaknya mengaku tidak dapat menjanjikan akan memenuhi seluruh gugatan yang tercantum namun akan terlebih dahulu mempajarinya.

"Setelah dipelajari, baru kami bisa memberikan tanggapan," ujar E Turyana.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved