Breaking News:

Musim Penghujan, Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bandung Dinyatakan Rawan Bencana

Sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung dikabarkan berpotensi terkena bencana banjir dan longsor.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Kepala Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung, Hendra Hidayat di Auditorium Geologi, Bandung, Rabu (11/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung dikabarkan berpotensi terkena bencana banjir dan longsor.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung, Hendra Hidayat di Auditorium Geologi, Bandung, Rabu (11/10/2017).

"Yang rawan bencana, walaupun tidak sama, ada yg masalah banjir itu Bojongsoang, Baleendah, Dayeuh kolot, Rancaekek, Majalaya. Kalau longsor daerah Ibun," ujarnya.

Daerah tersebut rawan bencana banjir dan longsor seiring datangnya musim penghujan.

Selain karena hujan, potensi bencana tersebut terjadi dikarenakan beberapa rumah dan bangunan berada di posisi yang cukup rawan, sehingga kemungkinan terkena dampak bencana longsor semakin besar.


Hendra Hidayat pun mengaku BPBD Kabupaten Bandung sudah memberikan imbauan dan peringatan kepada warga yang tinggal di daerah rawan tersebut.

Ia pun mengatakan beberapa warga bersedia pindah ketika diminta petugas BPBD sebagai bentuk antisipasi bencana.

Karakteristik rumah yang berada di daerah rawan adalah rumah yang berada di atas wilayah berbukit.

Wilayah Kertasari dan Ibun disebutnya sebagai wilayah perbukitan yang rawan.

Begitu pula beberapa cafe yang berada di wilayah Dago disebutnya berada pada wilayah rawan.

"Sebetulnya kelihatannya di sana itu ada sebagian penduduk yang posisikan rumah di daerah cukup rawan tapi sudah kita imbau," ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah akan memantau setiap pergerakan tanah di posisi rawan tersebut.

Jika di daerah tersebut dimungkinkan aman dari bencana, maka warga akan tetap dibiarkan tinggal di situ.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved