3.891 Lulus Seleksi CPNS Kemenkumham Jabar, Segera Ikuti Tes Selanjutnya
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) khususnya wilayah Jawa Barat, memastikan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai . . .
Penulis: Daniel Andreand Damanik | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) khususnya wilayah Jawa Barat, memastikan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2017, di lingkungan Kemenkumham Jabar akan bersih dan transparan.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, Indro Purwoko menuturkan, di wilayah Jabar pendaftar yang berhasil lulus untuk tes kompetensi kesamaptaan dan tes fisik sebanyak 3.891 orang.
"Nantinya mereka di seleksi lagi untuk menempati kuota 1.196, ini hanya untuk di wilayah Jawa Barat saja," kata Indro di Kakanwil Kemenkumham Jabar, Senin (9/10/2017).
Indro mengatakan, jabatan penjaga Lapas dan pemeriksaan Keimigrasian terampil pada sebagian wilayah tidak memenuhi kuota, sehingga panitia pelaksanaan seleksi CPNS Kemenkumham mengambil kebijakan.
Baca: Pohon Tumbang Timpa Toyota Avanza di Jalan Sederhana Bandung
Kebijakan tersebut dikatakan Indro merupakan penggabungan dua sistem yaitu passing grade dan ranking seperti yang telah diatur dalam Permenpan RB nomor 24 tahun 2017.
Seleksi yang telah dilakukan meliputi seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang bagi dokter spesialis, dokter umum, sarjana, diploma III serta SLTA sederajat.
"Untuk mengetahui lulus atau tidak dalam proses seleksi, bisa secara langsung di cek di website Kemenkumham Jabar dan ditempel langsung di papan pengumuman," kata Indro.
Aa Gym Jadi Cagub Jabar Terdepan Versi LSI. Tak Ada Emil, Dedy Mulyadi, dan Demiz https://t.co/IkfonwenG8 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 9, 2017
Indro menegaskan, bahwa Kementerian mengimbau kepada seluruh panitia pusat maupun daerah agar mengutamakan prinsip Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif ( PASTI).
"Tujuannya agar proses ini bisa berjalan lancar dan tepat waktu, kemudian jika menemukan oknum atau pegawai yang bertindak pungli, praktek calo serta ada rencana KKN, akan ditindak tegas," kata Indro.
Hal tersebut telah diinstruksikan oleh Menteri Hukum dan HAM melalui sekjen agar terus melakukan pembinaan dan pemantauan selama berjalannya proses seleksi CPNS di wilayah Kemenkumham. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kanwil_20171009_182408.jpg)