Selasa, 7 April 2026

3.891 Lulus Seleksi CPNS Kemenkumham Jabar, Segera Ikuti Tes Selanjutnya

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) khususnya wilayah Jawa Barat, memastikan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai . . .

Tribunjabar/Daniel Andreand Damanik
Kakanwil Kemenkumham Jabar Indro Purwoko , memberikan keterangan terhadap sejumlah media terkait seleksi CPNS di lingkungan Kemenkumham, (09/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) khususnya wilayah Jawa Barat, memastikan pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil 2017, di lingkungan Kemenkumham Jabar akan bersih dan transparan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar, Indro Purwoko menuturkan, di wilayah Jabar pendaftar yang berhasil lulus untuk tes kompetensi kesamaptaan dan tes fisik sebanyak 3.891 orang.

"Nantinya mereka di seleksi lagi untuk menempati kuota 1.196, ini hanya untuk di wilayah Jawa Barat saja," kata Indro di Kakanwil Kemenkumham Jabar, Senin (9/10/2017).

Indro mengatakan, jabatan penjaga Lapas dan pemeriksaan Keimigrasian terampil pada sebagian wilayah tidak memenuhi kuota, sehingga panitia pelaksanaan seleksi CPNS Kemenkumham mengambil kebijakan.

Baca: Pohon Tumbang Timpa Toyota Avanza di Jalan Sederhana Bandung

Kebijakan tersebut dikatakan Indro merupakan penggabungan dua sistem yaitu passing grade dan ranking seperti yang telah diatur dalam Permenpan RB nomor 24 tahun 2017.

Seleksi yang telah dilakukan meliputi seleksi kompetensi dasar dan seleksi kompetensi bidang bagi dokter spesialis, dokter umum, sarjana, diploma III serta SLTA sederajat.

"Untuk mengetahui lulus atau tidak dalam proses seleksi, bisa secara langsung di cek di website Kemenkumham Jabar dan ditempel langsung di papan pengumuman," kata Indro.


Indro menegaskan, bahwa Kementerian mengimbau kepada seluruh panitia pusat maupun daerah agar mengutamakan prinsip Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, Inovatif ( PASTI).

"Tujuannya agar proses ini bisa berjalan lancar dan tepat waktu, kemudian jika menemukan oknum atau pegawai yang bertindak pungli, praktek calo serta ada rencana KKN, akan ditindak tegas," kata Indro.

Hal tersebut telah diinstruksikan oleh Menteri Hukum dan HAM melalui sekjen agar terus melakukan pembinaan dan pemantauan selama berjalannya proses seleksi CPNS di wilayah Kemenkumham. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved