Minggu, 12 April 2026

Noval Baswedan Akan Jalani Operasi Mata Kedua Kalinya di Singapura

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, akan menjalani operasi mata tahap kedua di salah satu rumah sakit di Singapura.

Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Istri Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Rina Emilda menunjukkan foto kondisi Novel Baswedan melalui layar ponsel serta surat untuk Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta, Senin (28/8/2017). Dalam keterangannya, menjelaskan kondisi terkini Novel Baswedan usai menjalani pengobatan akibat penyiraman air keras, serta mengharapkan Presiden Joko Widodo membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, akan menjalani operasi mata tahap kedua di salah satu rumah sakit di Singapura, pada Oktober ini.

Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/10) malam.

"Di bulan Oktober ini, direncanakan akan dilakukan operasi tahap kedua. Kami berharap nanti kondisi persiapan jelang operasi tahap kedua untuk mata kiri tersebut bisa berjalan dengan baik," kata Febri.

Febri menyatakan bahwa untuk operasi mata Novel Baswedan tahap pertama pada 17 Agustus 2017 lalu sudah berjalan cukup bagus.

"Bahkan untuk mata kanan sudah ada perbaikan di sana meskipun tentu proses penyembuhan masih dibutuhkan," ucap Febri.


Sementara itu terkait pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel, Febri menyatakan bahwa lembaganya belum menerima informasi lebih lanjut dari Kepolisian.

"Untuk penyerangan terhadap Novel Baswedan, kami belum menerima informasi lebih lanjut perkembangan berikutnya terkait dengan pencarian siapa pelaku penyerangan itu tentu saja sampai saat ini kami masih menunggu," tuturnya.

Sebelumnya, operasi mata Novel Basedan tahap pertama di Singapura telah dilakukan pada 17 Agustus 2017.

Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai sholat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya.

Mata Novel pun mengalami kerusakan sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017.

Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik (KTP-e).

Sumber: Antara

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved