Musim Peralihan, Waspada Angin Puting Beliung! Begini Gejalanya
Stasiun Geofisika Bandung, melalui rilis yang diterima Tribun Jabar, menjelaskan mengenai gejala awal terjadinya angin puting beliung.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pada musim peralihan seperti sekarang ini, kemungkinan besar dapat terjadi angin puting beliung.
Stasiun Geofisika Bandung, melalui rilis yang diterima Tribun Jabar, Jumat (6/10/2017) menjelaskan mengenai gejala awal terjadinya angin puting beliung.
Saat akan terjadi angin puting beliung, pada pagi hingga siang hari, biasanya udara terasa gerah dan panas atau sumuk.
Kemudian, jika melihat ke langit, akan ada pertumbuhan awan putih bergerombol berlapis-lapis yang biasa disebut sebagai awan cumulus.
Di antara awan itu, ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi. Bentuknya menyerupai bunga kol.
5 Fakta Duel Ibu Bertetangga di Takalar yang Berujung Maut, Videonya Ngeri Banget https://t.co/A7mNdPjMKc #TribunJabar pic.twitter.com/uxnGGSp6T3
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 6, 2017
Tiba-tiba, warna awan akan berubah dari putih ke hitam pekat, atau biasa disebut awan cumulonimbus.
Angin kencang pun akan bertiup menggoyangkan ranting pohon dan daun secara cepat. Saat itulah akan muncul angin puting beliung.
Masyarakat diimbau waspada pada fase pembentukan awan hingga fase awan punah selama kurang lebih satu jam.
Puting beliung merupakan dampak dari awan cumulonimbus (Cb) yang biasa tumbuh selama periode musim hujan, tetapi tidak semua pertumbuhan awan Cb akan menimbulkan angin puting beliung.
Berdasarkan visual yang didapatkan Stasiun Geofisika Bandung, pusaran puting beliung mirip belalai gajah atau selang penyedot debu.
Kehadirannya pun belum dapat diprediksi dan dapat terjadi secara tiba-tiba (5-10 menit) pada area skala sangat lokal. Kejadiannya akan berlangsung antara siang dan sore menjelang malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rumah-di-kampung-bungbulang-roboh-karena-angin-puting-beliung_20171006_101959.jpg)