Eksklusif Tribun Jabar

EKSKLUSIF: Situs Kendan Terancam Hancur, Penambang Ubah Gunung Jadi Tebing-tebing

Bekas-bekas galian di Gunung Sanghyanganjung, tempat Raja Kendan, Resi Guru Manikmaya, dimakamkan, tersebar di mana-mana.

EKSKLUSIF: Situs Kendan Terancam Hancur, Penambang Ubah Gunung Jadi Tebing-tebing
TRIBUN JABAR/DIAN NUGRAHA RAMDANI
Wa Ikim (75), Juru Kunci Situs Kerajaan Kendan di Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, menyaksikan gundukan batu kendan yang muncul akibat galian di kaki Gunung Sanghyanganjung, Kamis (28/9/2917). Sanghyanganjung adalah lokasi situs kerajaan Kendan berada. 

Konon, batuan hitam yang sangat keras ini bahkan sudah dimanfaatkan masyarakat purba di Cekungan Bandung untuk membuat perkakas, seperti pisau batu, kapak, mata tombak, dan mata anak panah.

Masyarakat purba di Cekungan Bandung diperkirakan telah menambang batu ini untuk dijadikan perkakas paling tidak semenjak manusia Gua Pawon sekitar 9.000 tahun yang lalu.

Hal itu terbukti dengan ditemukannya perkakas dari batu kendan bersama dengan kerangka manusia yang meringkuk di Gua Pawon.

Baca: PKB Bakal Deklarasi Dukung Ridwan Kamil di Kandang Dedi Mulyadi, Begini Kata Kang Emil

Ahli geografi, T Bachtiar dan Dewi Syafriani, dalam Bandung Purba menggambarkan masyarakat purba di sekitar cekungan Bandung berjalan kaki menyusuri pinggiran danau Bandung purba untuk bisa sampai ke Kendan.

Kadangkala mereka menaiki rakit di bagian danau yang dalam, dan meneruskan perjalanan dengan berjalan kaki. (*)

Penulis: Ragil Wisnu Saputra
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved