Breaking News:

Tilang Lewat CCTV

Tilang Lewat CCTV Mulai Diterapkan Satlantas Polrestabes Bandung, Rabu Ini

Mariyono menjelaskan, bahwa pengendara yang melanggar lalu lintas kemudian tertangkap kamera CCTV, selanjutnya . . .

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah kendaraan bermotor berhenti saat lampu merah di perempatan Jalan RE Martadinata dan Jalan Banda, Kota Bandung, Selasa (12/9/2017). Aktifitas lalu lintas di perempatan tersebut terpantau CCTV yang terhubung ke Ruang Area Traffic Control Syatem (ATCS) Dinas Perhubungan Kota Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung, AKBP Mariyono mengatakan mulai hari Rabu (4/10/2017), Satlantas Polrestabes Bandung menerapkan tilang melalui pantauan CCTV.

Saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (3/10/2017), Mariyono mengatakan pihaknya sudah siap menerapkan cara tilang baru ini.

"Kami sudah siap, kami juga telah berkoordinasi dengn pihak Balai Kota Bandung(Bandung Comment Center), untuk penerapan tilang ini," kata Mariyono kepada Tribun Jabar.

Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Maryono saat ditemui di Dago, Bandung, pada Sabtu (29/7/2017).
Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Maryono saat ditemui di Dago, Bandung, pada Sabtu (29/7/2017). (TRIBUNJABAR.CO.ID/DANIEL DAMANIK)

Mariyono menjelaskan, bahwa pengendara yang melanggar lalu lintas kemudian tertangkap kamera CCTV, selanjutnya akan difoto nomor Polisinya dan akan dilakukan penindakan sesaat setelah melanggar atau mendatangi rumahnya.

Baca: Warga Lapor Ada Penjual Miras, Satpol PP Langsung Datangi - Saat di Lokasi Ternyata Ini yang Terjadi

"Tidak semua ditilang, ada yang kami tegur saja, yang ditilang itu adalah pengendara yang tidak menggunakan kaca spion, tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari satu orang dan jika berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi diri sendiri maupun orang lain," kata Mariyono di ruang kerjanya.


Untuk pelanggaran ringan, Mariyono mengatakan akan ditegur saja, misalkan melewati Zebra Cross atau kendaraan yang tidak berhenti di ruang henti khusus (RHK).

Saat ditanya oleh TribunJabar mengenai keakuratan data kendaraan, Mariyono menjelaskan bahwa data-data di Samsat sudah akurat sehingga sangat bisa dilakukan tilang CCTV.

Halaman
12
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved