Hukum

Lanjutan Sidang Monopoli Usaha, PT Balina Agung Perkasa Hadirkan Dua Orang Saksi

SIDANG tentang monopoli usaha yang dilakukan PT Tirta Investama sebagai produsen AMDK merk Aqua dan PT Balina Agung Perkasa ini...

Lanjutan Sidang Monopoli Usaha, PT Balina Agung Perkasa Hadirkan Dua Orang Saksi
DOKUMENTASI TRIBUN LAMPUNG
Illustrasi. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, JAKARTA- PT Balina Agung Perkasa hadirkan dua orang saksi pada sidang lanjutan dugaan pelanggaran Pasal 15 ayat 3 huruf b dan pasal 19 huruf a dan b Undang Undang No. 5 Tahun 1999.

Sidang tentang monopoli  usaha yang dilakukan PT Tirta Investama sebagai produsen AMDK merk Aqua dan PT Balina Agung Perkasa ini berlangsung di Ruang Sidang I Kantor Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Rabu (27/9/2017).

Sidang yang digelar pada pukul 10.00 WIB menghadirkan saksi bernama Agung Pamuji usia 36 tahun sebagai Supervisor Retail PT Balina Agung Perkasa di wilayah Bekasi.

Dari rilis yang diterima Tribun Jabar, Senin (2/10/2017),  Agung Pamuji  menyampaikan hal yang berbeda dari pokok perkara yang dihadapi.

Dalam sidang sebelumnya, pihak Aqua menurunkan status outlet Toko Vanny alias Cuncun milik Yatim Agus Prasetyo yang beralamat di Karawang dari status Star Outlet menjadi Whole Seller. 

Sidang kemudian dilanjutkan pada pukul 13.20 WIB menghadirkan saksi yang lain, yaitu Fajri Sukma sebagai supervisor PT Balina Agung Perkasa.

Fajri Sukma juga menyampaikan hal yang tidak ada hubungannya dengan Pokok Perkara yang sedang disidangkan.

Menurut Arnold Sihombing sebagai Ketua Tim Investigator KPPU dua kesaksian dari PT Balina Agung Perkasa mencoba meringankan.

Akan tetapi malah jadi tidak tepat. Sebab tidak ada kaitannya dengan persoalan yang sedang dihadapi.

"Kalau saya melihat, kesaksian 2 saksi dari terlapor 2:  Balina, tidak ada kaitannya dengan perkara yg sedang ditangani KPPU, " ujar Arnold Sihombing.

Lebih jauh Arnold menegaskan bahwa yang disampaikan saksi tidak ada kaitannya dengan pokok perkara.

Intinya kesaksian dua orang dari PT Balina menyimpang dari masalah yang sedang dihadapi. (*)

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved