Tujuh Peristiwa Besar Umat Islam yang Terjadi di 10 Muharram, dari Nabi Adam sampai Nabi Musa

Di balik semua itu, bulan Muharram atau bulan suro sebenarnya memiliki sejarah yang besar bagi perjalanan Islam di dunia.

Tujuh Peristiwa Besar Umat Islam yang Terjadi di 10 Muharram, dari Nabi Adam sampai Nabi Musa
20centuryfox
Adegan film Nabi Musa membelah Laut Merah 

Dikisahkan, pada suatu masa, Nabi Yunus pernah menyerah untuk menasihati kaumnya yang ingkar.

Nabi Yunus kemudian berkelana dan meninggalkan kaumnya.

Suatu ketika saat Nabi Yunus naik sebuah kapal, terjadilah sebuah badai yang besar.

Para awak kapal kemudian memutuskan untuk mengurangi beban berat agar kapal tidak tenggelam.

Mereka lalu melakukan undian untuk memutuskan siapa penumpang kapal yang akan dibuang di tengah lautan.

Dari tiga kali undian dilakukan, nama Nabi Yunus lah yang selalu keluar.

Awak kapal sebetulnya keberatan dengan hasil undian tersebut.

Baca: Rossa Bicara Soal Kabar Pertunangannya dengan Afgan, Benarkah?

Namun, Nabi Yunus yang tahu bahwa ini adalah kehendah Tuhan rela menerjunkan diri ke lautan yang ganas.

Tuhan yang mendengar doa nabi Yunus kemudian mendatangkan ikan paus untuk menelan sang nabi.

Setelah berada selama 40 hari di perut ikan paus, nabi Yunus akhirnya keluar dengan selamat.

Nabi Yunus keluar dari perut ikan paus bertepatan dengan tanggal 10 muharram.

6. Nabi Ayyub disembuhkan Allah dari penyakitnya

Pada suatu ketika Nabi Ayyub diberi cobaan Tuhan dengan penyakit kulit yang menjijikkan.

Karena penyakit tersebut, semua yang dimiliki Nabi Ayyub pergi meninggalkan beliau.

Termasuk kaumnya yang sebelumnya selalu dibantu oleh kedermawanan Nabi Ayyub.

Namun karena keihklasannya, pada tanggal 10 muharram, Tuhan mengangkat dan menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub.

7. Nabi Musa dan umatnya selamat dari pengejaran Fir’aun di Laut Merah

Nabi Musa adalah pemimpin revolusioner bani Israil yang diperbudak oleh Firaun.

Nabi Musa berhasil mengajak kaumnya untuk pergi meninggalkan Mesir dan mencari tanah yang dijanjikan Tuhan.

Namun celakanya, Firaun dan prajuritnya melakukan pengejaran terhadap Nabi Musa dan kaumnya.

Hingga suatu ketika mereka terjebak di laut merah.

Atas kuasa Tuhan, laut merah tersebut terbelah sehingga Nabi Musa dan kaumnya dapat melintas.

Setelah Nabi Musa dan kaumnya melintas, laut itu kemudian kembali seperti semula dan menenggelamnkan Firaun (TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)

Editor: Ravianto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved