Selasa, 14 April 2026

Pencuri Kotak Amal Musala 'Mewek' dan Teriak Minta Ampun Saat Dihajar Warga dan Diikat di Tiang

Ia mengaku khilaf telah membobol kotak amal di musala warga di Kampung. . .

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Djarot Wahyudi (40) diikat warga di tiang lantaran kedapatan tengah membobol kotak amal di mushola di Kampung Kebon Duren, Kalimulya, Cilodong, Depok, Jumat (29/9/2017) siang. 

TRIBUNJABAR.CO.ID, DEPOK - Dengan wajah babak belur usai dihajar warga, Jarot Wahyudi (40) menangis tersedu-sedu saat dirinya diikat di tiang lapangan badminton, Jumat (29/9/2017).

Ia mengaku khilaf telah membobol kotak amal di mushola warga di Kampung Kebon Duren, Kalimulya, Cilodong, Depok.

"Pelakunya sampai menangis tersedu-tersedu minta ampun waktu diikat warga di tiang di lapangan badminton dan dijemur," kata Widi warga sekitar.

Pria warga Jalan PLN Gandul, Gang H Saman, RT 2, RW 5, Kelurahan Gandul Cinere tersebut sebelumnya kedapatan sedang berupaya membobol kotak amal di mushola di Kampung Kebon Duren, Kalimulya, Cilodong, Depok, Jarot Wahyudi (40), Jumat (29/9/2017) siang.

Petugas kepolisian dari Polsek Sukmajaya mengamankan Jarot Wahyudi (40) yang kedapatan membobol kotak amal mushola di Kampung Kebon Duren, Kalimulya, Cilodong, Depok, Jumat (29/9/2017) siang. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)
Petugas kepolisian dari Polsek Sukmajaya mengamankan Jarot Wahyudi (40) yang kedapatan membobol kotak amal mushola di Kampung Kebon Duren, Kalimulya, Cilodong, Depok, Jumat (29/9/2017) siang. ((Warta Kota/Budi Sam Law Malau))

Aksi pencurian dilakukan di saat menjelang sholat Jumat.

Kondisi mushola saat itu cukup sepi dan hal ini dimanfaatkan Jarot.

"Pelaku sempat dihajar warga dan dijemur di lapangan badminton, sembari menunggu polisi datang," kata Widi.

Menurutnya di lokasi kejadian diketahui Jarot beraksi menggunakan obeng dan linggis untuk membobol kotak amal di mushola tersebut.

"Obeng dan linggisnya masih ada di lokasi dan diamankan polisi berikut pelakunya," kata dia.

Ia mengatakan pelaku akhirnya dibawa ke Polsek Sukmajaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku sempat diinterogasi warga, ngakunya dia punya anak 3 dan dari KTP tinggal di Cinere," katanya.

Kasubag Humas Polresta Depok AKP Sutrisno mengatakan saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Sukmajaya.

Dari tangannya disita obeng dan linggis yang digunakan untuk membobol kotak amal di mushola.

Karena perbuatannya, pria tiga anak itu akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya hingg diatas 5 tahun penjara.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved