Senin, 13 April 2026

Kelurahan Lebak Siliwangi Bandung Miliki Taman Baca Hampir di Setiap RW

"Jadi di Kelurahan Lebak Siliwangi yang jumlahnya ada enam RW. Di tiap RW itu juga kami memiliki taman baca," ujar Nur Shomaddin.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Istimewa
Suasana di taman baca Kelurahan Lebak Siliwangi yang ada di setiap RW. Foto diambil Kamis (29/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Buku harus dijadikan sebagai kebutuhan sehari-hari. Hal itu dikatakan oleh Lurah Lebak Siliwangi Bandung, Nur Shomaddin, saat ditemui Tribun Jabar, Jumat (29/9/2017), di kantornya.

Berbekal semangat itulah, Kelurahan Lebak Siliwangi hampir memiliki taman baca di setiap RW.

"Jadi di Kelurahan Lebak Siliwangi yang jumlahnya ada enam RW. Di tiap RW itu juga kami memiliki taman baca," ujar Nur Shomaddin.

Taman baca itu memang sudah dibangun sebelum Nur Shomaddin diangkat menjadi Lurah. Namun, semenjak ia menjabat, ia bertekad menjadikan taman baca sebagai kebutuhan warga.


Buku-buku koleksi di taman baca tiap RW itu berasal dari berbagai sumber.

"Kebanyakan dari swadaya masyarakat. Ada juga sumbangan, misal dari mahasiswa ITB," ujar Nur Shomaddin.

Taman baca itu, lanjut Nur Shomaddin, tidak hanya difungsikan sebagai tempat membaca bagi warga. Namun, biasa juga digunakan sebagai tempat diskusi dan bedah buku.

Diskusi dan bedah buku memang tidak dilaksanakan rutin. Tergantung kesediaan dari relawan pengurus taman baca.

"Taman baca itu ruangannya memang terbatas. Ada yang bergabung juga dengan ruang pertemuan warga. Jadi, diskusi dan bedah buku belum dilaksanakan rutin. Tergantung relawannya pengurus taman bacanya juga," ujar Nur Shomaddin.


Saat Tribun Jabar berkunjung ke salah satu taman baca itu, tampak rak buku ditempel di dinding.

Tidak hanya koleksi buku anak-anak yang terlihat di rak buku itu. Terdapat juga buku pengetahuan umum.

Beberapa anak-anak dan perempuan dewasa pun tampak sedang membaca buku sambil sesekali berdiskusi.

Selain buku, di lokasi taman baca juga terdapat beberapa alat musik seperti gitar.

"Alhamdulillah yang baca di taman baca tidak hanya anak-anak. Semua kalangan ada. Di sini kami tidak memungut biaya sama sekali, kalau mau baca tinggal datang saja," kata Nur Shomaddin.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved