Dulunya Pernah Susah Mengakses Perpustakaan, Lurah Ini Buat Taman Baca Berkualitas di Tiap RW
Saat ia masih sekolah dulu, kata Nur Shomaddin, untuk membaca buku ia harus meminjam di perpustakaan yang lokasinya jauh.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
"Alhamdulillah dari Dispusip sangat mengapresiasi. Idenya memang dari Kelurahan Lebak Siliwangi. Lalu kami mengajukan ke Dispusip. Kata Dispusip lomba di taman baca tingkat kelurahan pertama kali diadakan di Kota Bandung. Tapi saya tidak tahu kalau di kelurahan lain," ujar Nur Shomaddin.
Melalui lomba taman baca itu, Nur Shomaddin berharap, nantinya masing-masing taman baca di tingkat RW akan meningkatkan kualitasnya, lalu, warga pun akan menjadikan buku sebagai kebutuhan sehari-hari.
Romantis! Bawa Boneka Seharga Rp 20 Juta, Pria Ini Percaya Diri Nyatakan Cinta. Diterima Nggak Ya? https://t.co/EmOx9dz8cv via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 29, 2017
"Saya harap buku dapat menjadi seperti udara (oksigen) dibutuhkan masyarakat. Jadi, masyarakat akan mencari-cari dan membaca buku setiap hari," ujar Nur Shomaddin.
Saat Tribun Jabar berkunjung ke salah satu taman baca itu, tampak rak buku ditempel di dinding.
Tidak hanya koleksi buku anak-anak yang terlihat di rak buku itu. Terdapat juga buku pengetahuan umum.
Beberapa anak-anak dan perempuan dewasa pun tampak sedang membaca buku sambil sesekali berdiskusi.
Selain buku, di lokasi taman baca juga terdapat beberapa alat musik seperti gitar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suasana-di-taman-baca-kelurahan-lebak-siliwangi-yang-ada-di-setiap-rw_20170929_135318.jpg)