Berulang Tahun Ke-21, Bandoengmooi Kembali Kenalkan Longser Kepada Masyarakat
Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bandoengmooi yang ke-21, Bandoengmooi akan mempertunjukan teater tradisional Longser di Cimahi.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bandoengmooi yang ke-21, Bandoengmooi akan mempertunjukan teater tradisional Longser di Cimahi.
Banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa teater tradisional Longser dikembangkan di Cimahi yang terkenal di tahun 1970 sampai 1980-an.
Menurut Hermana HMT selaku sutradara Bandoengmooi mengatakan, saat ini sekira 75 persen masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya sudah tidak mengenal Longser.
"Saat ini seni Longser tampak mati dan enggan hidup, seperti harta karun yang belum ditemukan kembali," ujar Hermana HMT saat dihubungi oleh Tribun Jabar, Jumat (29/9/2017).
Oleh karena itu, Bandoengmooi sebuah komunitas seni yang berdiri sejak tahun 1996, membuat pertunjukan Longser berjudul Landong Baeud Ubar Jamedud di Pendopo DPRD Kota Cimahi.
Sebut Rezekinya 'Cuma Segini', Sunan Kalijaga Kena Sindir Netizen: Kasihan Anakmu Soleha Pak! https://t.co/cYQU6IeYAd via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 29, 2017
Selain itu juga akan ada bazar kuliner, produk kreatif, gelar diskusi budaya Kota Cimahi, juga workshop teater dan dongeng yang dimulai sejak pukul 08.00-22.00 WIB.
Hermana HMT mengatakan mengembangkan Longser berarti mengembangkan multi talenta di bidang kesenian.
Longser merupakan teater tradisional yang memuat berbagai jenis kesenian lokal yang tumbuh di masyarakat termasuk penguasaan keaksaraan.
Bagi Anda yang ingin kembali melihat apa itu longser datang saja ke Jalan Dra Hj Djulaeha Karmita, Alun-alun Cimahi.
Acara pertunjunkan Longser Bandoengmooi akan digelar hingga 1 Oktober 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/poster-sanggar-seni-bandoengmooi_20170929_123454.jpg)