Program Nuklir Terus Berlanjut, Malaysia Larang Warganya Bepergian ke Korea Utara

Pihak kementerian mengatakan peninjauan ulang akan dilakukan terhadap larangan. . .

Editor: Fauzie Pradita Abbas

TRIBUNJABAR.CO.ID, KUALA LUMPUR - Malaysia memberlakukan larangan bagi warganya untuk bepergian ke Korea Utara.

Kementerian Luar Negeri Malaysia, Kamis (28/9/2017), mengatakan pihaknya memutuskan untuk melakukan itu atas program nuklir Korea Utara yang terus berlanjut.

"Melihat meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea dan perkembangan terkait uji-uji rudal," demikian pernyataan Kemenlu Malaysia.

Pihak kementerian mengatakan peninjauan ulang akan dilakukan terhadap larangan tersebut jika situasi sudah kembali menjadi normal.

Atas itu, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) mengatakan pihaknya mengundur pertandingan kualifikasi Asian Cup yang seharusnya diadakan 5 Oktober mendatang di Pyongyang, Korea Utara.

Pertandingan tersebut sesungguhnya sudah diundur sebanyak dua kali.

Kali pertama dilakukan terkait kematian kakak tiri Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam, di Kuala Lumpur.

Malaysia merupakan satu dari beberapa negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Korea Utara dan sejak 2009 mendapat hak istimewa, yakni pelancongnya bisa melakukan perjalanan bebas visa ke Korea Utara.

Namun, hubungan Malaysia dan Korea Utara terbilang tak begitu baik sejak kasus kematian Kim Jong Nam, yang dibunuh menggunakan senyawa beracun. (CNA/Asian Correspondent)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved