Kuliner Bandung

Tak Seperti Bika Ambon, Kue Bika Bukittinggi Ini Sudah Langka dan Rasanya Ngangenin

Eeeits, Jangan disamakan yah !, karena dari segi bentuk dan rasa kue bika khas Bukittinggi ini jauh berbeda dengan kue bika ambon.

Penulis: Fasko dehotman | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Fasko Dehotman
Bika Bukittinggi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Minangkabau tidak hanya terkenal tentang kebudayaan, sejarah, dan pariwisatanya, tetapi daerah yang dikenal dengan cerita rakyat "Malin Kundang" ini juga terkenal akan kulinernya yang telah mendunia.

Nah, selain rendang dan nasi Padang, Minangkabau juga memiliki camilan khas daerah yang tidak kalah lezatnya. Satu di antaranya yang cukup langka di tanah Jawa dan khususnya di Kota Bandung adalah kue bika khas Bukittinggi.

Bagi orang awam yang pertama kali mendengar kue bika, pasti menyangkanya mirip dengan kue bika ambon khas Medan.

Baca: 5 Kandidat Terdepan Juara Liga Champions 2017-2018, Ada Tim Kejutan

Eeeits, Jangan disamakan yah !, karena dari segi bentuk dan rasa kue bika khas Bukittinggi ini jauh berbeda dengan kue bika ambon.

Sejatinya, kue bika khas Bukittinggi memiliki bentuk bulat menyerupai serabi khas Sunda. Akan tetapi kue bika ini memiliki tekstur yang lebih padat dan tidak merata pada bagian permukaannya.

Untuk proses memasaknya, kue bika khas Bukittinggi ini dibakar menggunakan pemanggang api selama kurang lebih 10 menit.

Pada umumnya kue bika khas Bukittinggi terbuat dari tepung beras dan kelapa, kue bika ini selalu dibungkus menggunakan daun jati dan daun pisang yang lebar. 


Bagi Anda yang ingin mencicipi kue bika khas Bukittinggi, Anda tidak perlu jauh-jauh ke Ranah Minang karena di Metro Indah Mall Bandung ada  Festival Kampoeng Minangkabau yang khusus menyajiakan kuliner Minang otentik.

Selain makanan berat, di festival tersebut ada camilannya juga loh, satu di antaranya adalah kue bika khas Bukittinggi. Di sini, Anda bisa mencicipi langsung kue Bika khas Bukittinggi di stan Bika Mariani. 

Bika Bukittinggi
Bika Bukittinggi (Tribunjabar/Fasko Dehotman)

Untuk satu kue bikanya hanya dihargai Rp 8.000 per potong, sangat terjangkau bukan? Saat mencicipi satu potong kue bika Khas Bukittinggi ini, terasa kelembutan pada bagian dalamnya.

Bahkan, cita rasa adonan kelapa yang berpadu dengan tepung beras, mampu menciptakan rasa asam manis di setiap gigitannya.


“Bika sudah jarang sekali dijual, jadi banyak yang cari, apalagi orang Bukittinggi, mereka sangat suka sama Bika ini," ujar Mariani selaku pemilik Bika Mariani, kepada Tribun Jabar, Selasa (26/9/2017).

Mariani mengaku, selain di acara Festival Kampoeng Minangkabau, kue bika buatannya juga memiliki kedai di Jakarta, tepatnya di daerah Cililitan, Jakarta Selatan.

"Saya asli Minang dan telah merantau ke Jakarta sudah cukup lama, meski telah lama di sana resep kue bika khas Bukittinggi ini tetap otentik seperti yang ada di tempat asalnya” ujar Mariani.

Mariani mengaku, dalam sehari ia mampu membuat kue bika sebanyak enam ember adonan. 

"Lumayan banyaklah peminatnya, apalagi orang-orang Minang yang ada di Bandung, mereka bisa mengobati rasa rindunya dengan memakan kue bika ini,” ujar Mariani. 

Selain bika, Stan Mariani turut pula menyediakan menu lainnya seperti godok pisang dan pisang goreng

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved