Kelanjutan Polemik Bu RW Bilang 'Haram' dan Batalkan Pentas Dangdut Sonorejo, Warga Lakukan ini
Pro kontra ceramah Siti yang membatalkan acara pentas dangdut itu tidak hanya antara dirinya dan pemuda karang taruna saja, melainkan dengan seniman.
Penulis: Indan Kurnia Efendi | Editor: Indan Kurnia Efendi
TRIBUNJABAR.CO.ID - Pro dan kontra seorang perempuan berjilbab membatalkan pentas dangdut di Sonorejo, Sukoharjo, Jawa Tengah, telah menemukan titik terang.
Sejumlah pihak yang terdiri dari warga, perwakilan seniman, Karang Taruna Merak Api Sonorejo, hingga perempuan yang membatalkan acara pentas dangdut itu sudah melakukan musyawarah.
Hal tersebut diketahui dari sebuah video yang diunggah channel ristanto ristanto, Sabtu (23/9/2017).
pada video tersebut terlihat suasana mediasi yang dilakukan beberapa pihak yang disebutkan tadi.
Belakangan diketahui perempuan berjilbab yang video ceramahnya sedang viral itu bernama Siti Mulyono dan merupakan Ibu RW di wilayah Sonorejo.
Baca: Letusan Gunung Agung Lebihi Merapi, Surono : Ini yang Paling Saya Takutkan
Seorang pria yang dituakan di wilayah Sonorejo bertindak sebagai penengah selama jalannya musyawarah.
Pada video yang berdurasi 14.55 menit itu terdengar sang penengah menjelaskan kepada warga yang hadir jika insiden Siti Aminah dan pemuda karang taruna merupakan kesalahpahaman.
"Semuanya sudah menerima, sehingga pada saat ini sudah clear, bersih, dan sudah tidak ada kesalahpahaman dan masing-masing sudah dapat menerima, dan saling memaafkan," ujar pria yang dituakan itu.
Pada mediasi tersebut hadir juga Siti Mulyono yang menjadi pihak paling jadi sorotan.
Siti menuturkan permasalahannya dengan Karang Taruna Merak Api sudah selesai.
"Pada hari ini saya menyatakan bahwa urusan saya dengan pemuda Sonorejo sudah clear. Saya sebagai ibu dari anak-anak Merak Api, saya waktu itu agak keras dalam menyampaikan dan apa yang saya sampaikan insyaallah adalah suatu kebenaran," ujar Siti Mulyono.
Baca: Reaksi Gigi Diberi Kertas Bertuliskan Ayu Ting Ting hingga Putri Cantik Anjasmara yang Bikin Melek
Usai heboh video ceramahnya, Siti menuturkan akan tetap berdakwah namun tidak dibarengi emosi yang meletup-letup seperti sebelumnya.
Pro kontra ceramah Siti yang membatalkan acara pentas dangdut itu tidak hanya antara dirinya dan pemuda karang taruna saja, melainkan dengan sejumlah seniman.
Pada acara mediasi tersebut, Siti menyampaikan permintaan maafnya kepada para seniman.
"Kepada para seniman, mungkin tidak berkenan dengan yang saya ucapkan karena saya terlalu semangat dan terlalu keras. saya mohon maaf sebesar-besarnya," kata Siti Mulyono.
Baca: Ayah Dicibir Biarkan Anaknya Nangis dan Kepanasan di Jalan, Fakta di Baliknya Justru Bikin Salut
Vicky Shu Menikah - Ini Foto dan Video Pernikahannya yang Digelar di Kompleks Candi Borobudur https://t.co/lLb9rrwdRz via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 23, 2017
Usai Bu RW berbicara di depan warga, ada seorang seniman Sukoharjo bernama Agus Sunarno yang ikut angkat suara.
Pria yang sempat mendatangi kediaman Siti Mulyono bersama seniman lain itu menyampaikan permintaan maafnya.
"Saya mohon maaf sekali kepada seluruh umat Islam di seluruh dunia. Kemarin saya mohon maaf datang (ke rumah Siti Mulyono) bersama para seniman tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, itu saya melanggar sekali. Saya memahami sekali ibu RW sebagai lembaga kampung dan itu pantas dan berhak untuk menyampaikan seperti itu," ujar Agus.
Menurut penuturan Agus, dirinya setuju dengan ucapan Siti yang menyebut biduan memakai pakaian tidak sopan merupakan hal buruk.
Ia juga membahas seputar orang-orang yang mengonsumsi minuman keras yang kerap terjadi saat pentas dangdut.
"Saya siap dan teman-teman untuk selalu sosialisasi setiap kami melakukan pertunjukan campursari untuk memberikan hal-hal yang telah disampaikan tadi," ucap Agus Sunarno.
Seperti diberitakan sebelumnya, sosok Siti Mulyono mendadak viral usai dirinya membatalkan pentas dangdut yang akan diselenggarakan Karang Taruna Merak Api Sukoharjo.
Dalam acara tersebut Siti Mulyono menjelaskan seputar tanda hari kiamat hingga dosa perempuan yang tidak menutup aurat.
"Bahwa tanda-tanda akan datangnya hari kiamat adalah munculnya musik dan para penyanyi," ujar Siti.
"Saat ini ibu-ibu sudah pada ikut pengajian, ini bukan karena saya pemimpinnya pengajian, kalian semua disarankan untuk memakai jilbab pakaian tertutup," ucapnya.
Baca: Nikahsirri.com Diblokir, Pemilik Situsnya Diusir
"Bapak-bapak, ibu-ibu, lha yang kalian undang campursari, mereka-mereka mbak-mbak yang mengumbar aurat tidak pakai jilbab, apa ini benar?" terang Siti Mulyono.
Saat sedang berceramah, sempat ada seorang pria mendatangi perempuan tersebut untuk mengambil mikrofon. Namun usaha tersebut gagal karena Ibu RW menolak menghentikan aksinya.
(Tribun Jabar/Indan Kurnia)
Baca: Sempat Bikin Dunia Lebih Dingin Ketika Gunung Agung Meletus
Baca: Pose Yasmine Wildbold jadi Sorotan saat Foto Bareng Ayu Ting Ting, Netizen: Risih Ya?
Baca: Heboh Video Pamela Duo Serigala Joget di Kelab Malam, Netter Sampai Istighfar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/siti-mulyono_20170924_111628.jpg)