Senin, 20 April 2026

Sejak 50 Tahun Lalu, 23 September Diperingati Sebagai Hari Bahari Nasional

Hari ini masyarakat Indonesia memperingati Hari Maritim atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Hari Bahari Nasional.

Penulis: Isal Mawardi | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
dok pribadi / twitter
Presiden Jokowi memandang jauh ke hamparan laut dan pulau yang indah di Raja Ampat, Papua. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isal Mawardi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Hari ini masyarakat Indonesia memperingati Hari Maritim atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Hari Bahari Nasional.

Bersumber dari www.sumber.co, penetapan tanggal 23 September menjadi Hari Bahari Nasional berawal dari pidato Presiden Soeharto pada tanggal 23 September 1967.

Ia berharap peringatan ini dapat dijadikan momentum untuk melestarikan serta meningkatkan potensi bahari nusantara.

Indonesia memiliki bentang lautan yang indah karena lebih dari 70 persen dari wilayah Indonesia adalah lautan.

Sayangnya, potensi ini belum maksimal dimanfaatkan baik untuk industri pangan maupun untuk wisata bahari.


Dengan peringatan ini, Presiden Soeharto mengajak masyarakat bersama-sama dengan pemerintah untuk memajukan potensi nusantara.

Dari sejumlah penelitian menyebutkan ada sekitar 8500 spesies di laut Indonesia dan angkanya terus bertambah seiring penemuan dari para peneliti.

Para peneliti akhir-akhir ini menemukan spesies satwa laut terbaru, di antaranya Pari Himantura Tutul dan Udang Alpheid.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved